Perasaan ini bisa berkembang menjadi rendah diri hingga dewasa dan sulit mengambil keputusan.

5. Mengganggu kemampuan sosial dan perilaku anak.

in1

Anak yang terbiasa mendapat perlakuan keras sulit membangun hubungan sosial, mudah konflik, sulit mengendalikan emosi, atau menunjukkan perilaku bermasalah.

Beberapa bahkan meniru pola komunikasi tersebut dan melakukan perundungan.

6. Meningkatkan risiko masalah kesehatan mental.

Bentakan berulang meningkatkan risiko kecemasan, depresi, perilaku menyakiti diri sendiri, hingga pandangan negatif terhadap kehidupan. Hubungan emosional masa kecil juga memengaruhi cara anak menjalin hubungan saat dewasa.

>>> Siapa Chika Yenalovy? Sosok yang Diduga Calon Istri Rizky Irmansyah Kini Serahkan Undangan Pernikahan ke Joko Widodo

Pola komunikasi dalam keluarga sangat berperan dalam perkembangan mental anak. Anak membutuhkan bimbingan yang membantu mereka memahami kesalahan, bukan rasa takut akibat bentakan.