Pelatih Portugal, Roberto Martinez, memberikan pembelaan terhadap Cristiano Ronaldo yang menunjukkan reaksi emosional setelah mencetak dua gol melawan Uzbekistan dalam lanjutan Piala Dunia 2026.

Menurut Martinez, Ronaldo berhak meluapkan emosinya sebagai manusia biasa, terutama setelah tekanan besar yang ia terima pasca laga pertama Portugal.

in1

>>> China Uji Coba Teknologi Komunikasi Satelit Canggih ke Luar Angkasa pada 2026

Ronaldo mencetak brace dalam kemenangan telak 5-0 Portugal atas Uzbekistan pada Rabu (24/6) pagi WIB. Usai pertandingan, pemain berusia 41 tahun itu mengucapkan kata-kata, 'Saya kembali'.

"Dia adalah manusia dan punya perasaan, dia berhak mencurahkan emosinya. Hal baik yang ditunjukkan adalah cara dia menjawabnya," ujar Martinez dalam konferensi pers seusai laga.

Martinez juga menyoroti karier panjang Ronaldo yang telah menjalani sepak bola profesional selama lebih dari 20 tahun. Ia menilai profesionalisme menjadi kunci sukses sang kapten.

>>> Pollux Bidik Bisnis Hotel di Jawa Tengah Imbas Industrialisasi

"Apapun yang dia rasakan, dia kembali ke lapangan latihan dan melakukan pekerjaannya. Menurut saya, faktor yang membuat kariernya panjang adalah profesionalismenya," kata Martinez.

Pelatih asal Spanyol itu pun menegaskan keyakinannya terhadap Ronaldo. Portugal akan menghadapi Kolombia di laga penutup Grup K untuk menentukan langkah ke babak 32 besar.

>>> Membaca Masa Depan Ekonomi Indonesia Melalui Sensus Ekonomi 2026

"Apapun yang terjadi hari ini atau besok, dia adalah pemain paling lapar untuk berkembang. Hal ini perlu ditularkan kepada pemain muda manapun," tegas Martinez.