Sebuah studi yang diterbitkan di Nature Synthesis mengungkap terobosan besar dalam produksi obat antikanker.

Tim peneliti dari Universitas Kopenhagen berhasil memetakan seluruh jalur genetik pohon yew Pasifik dan mentransfernya ke ragi roti biasa.

in1

>>> Jenny Mollen Bercanda Sebut Anaknya 'Predator' Usai Postingan Kontroversial

Dengan transplantasi genetik ini, mikroorganisme ragi dapat memproduksi Taxol secara alami.

Taxol pertama kali diisolasi dari kulit pohon yew Pasifik (Taxus brevifolia) yang tumbuh lambat di Pasifik Barat Laut.

Metode produksi awal membutuhkan penebangan pohon dalam jumlah besar, menimbulkan masalah ekologis.

Untuk melindungi hutan, produsen beralih ke proses semi-sintetis yang mengekstrak senyawa prekursor dari jarum pohon yew yang dibudidayakan.

Proses tersebut masih menggunakan bahan kimia berat, pelarut beracun, dan langkah pemurnian intensif. Meskipun rantai pasokan lebih stabil, produksi tetap rentan terhadap fluktuasi hasil panen dan biaya tinggi.

Memecahkan Kode Genetik

Tim Kopenhagen berhasil merekonstruksi kimia internal pohon yew di dalam sel ragi. Mereka mengidentifikasi dan mengkloning gen tanaman yang menghasilkan enzim pembangun Taxol.

>>> Analis NFL ESPN Matt Miller Jalani Amputasi Lengan Setelah Kecelakaan Mobil

Tantangan utama adalah menemukan dua enzim yang hilang dalam jalur metabolisme kompleks. Setelah ditemukan, tim memasukkan sekuens lengkap ke dalam ragi roti (Saccharomyces cerevisiae).

Sel ragi yang direkayasa meniru perilaku biosintesis pohon yew. Dengan memakan gula sederhana, mikroorganisme ini mensintesis molekul Taxol dari awal.

Biaya Lebih Rendah dan Rantai Pasok Lokal

Menurut studi, metode fermentasi berbasis ragi ini dapat memangkas biaya produksi global hingga setengahnya.

Penurunan harga sangat penting bagi negara berkembang yang menghadapi peningkatan kasus kanker ovarium dan payudara.

Fermentasi juga menyederhanakan proses produksi dengan menghilangkan pelarut kimia keras dan mengurangi ketergantungan pada lahan pertanian. Fasilitas dapat memproduksi obat secara lokal.

Model produksi lokal melindungi rumah sakit dari gangguan rantai pasok global yang sering menyebabkan kekurangan obat.

>>> Wanita yang Klaim Pacar Geno Smith Bocorkan Chat dengan Ibu Anak Sang QB

Tim peneliti Denmark telah mengajukan paten dan berencana mendirikan perusahaan rintisan untuk produksi Taxol skala komersial.