Seorang perempuan di Meksiko memimpin aksi balas dendam setelah suaminya diculik oleh kartel narkoba. Ia bersama warga desa menculik ibu dari bos kartel terkenal 'El Tequilero'.

Peristiwa itu terjadi di Desa San Miguel Totolapan, Provinsi Guerrero, Meksiko selatan. Wilayah pegunungan itu dikenal sebagai sarang geng dan perdagangan opium.

in1

>>> Messi Sudah 5 Gol, Ronaldo Bisa Apa di Portugal vs Uzbekistan?

Pada 2016, seorang insinyur bernama Isauro De la Paz Duque diculik oleh kelompok Raybel Jacobo de Almonte, alias El Tequilero.

Sang istri, Yadira Guillermo Garcia, pun marah.

Ia bersama warga desa kemudian menculik ibu El Tequilero, María Félix de Almonte, serta lima anggota geng lainnya.

Namun, lima anggota segera dibebaskan, sementara ibu bos kartel tetap disekap.

"Ibumu ada di sini, Tuan yang dikenal sebagai El Tequilero," kata Yadira dalam video yang disiarkan tv lokal.

>>> Hasil AVC Cup: Farhan Halim Ganas, Indonesia Dramatis Kalahkan Thailand

Warga desa menuntut pertukaran dengan insinyur yang diculik.

"Mereka telah mempermalukan kami, mereka telah membunuh keluarga kami dan kami tidak akan membiarkan itu terjadi lagi," ujar seorang penduduk desa.

Polisi dan tentara dikerahkan ke desa tersebut. Gubernur Guerrero, Hector Astudillo, mengatakan lebih dari 200 petugas dikirim untuk meredakan kebuntuan.

Helikopter pun digunakan untuk mencari El Tequilero di pegunungan, namun gagal menangkapnya. Tim negosiasi dibentuk untuk berunding antara kelompok warga dan geng.

Akhirnya, setelah mediasi, ibu bos kartel dibebaskan dan ditukar dengan sang insinyur. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

>>> Proyek Fan-Made Zhu Yuan Zenless Zone Zero Dapat Facial Rig Canggih di Blender

Guerrero dikenal sebagai sarang geng dan kejahatan kekerasan. Penculikan untuk tebusan adalah hal biasa, dan warga sering membentuk kelompok main hakim sendiri sebagai respons.