Pemerintah Provinsi kemudian menyusun pola transportasi makro yang mencakup MRT, LRT, dan Busway dengan total 15 koridor. Namun, keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama.

Sutiyoso mengatakan Jakarta tidak memiliki anggaran, sementara kepercayaan investor terhadap Indonesia masih rendah akibat dampak kerusuhan 1998.

in1

"Tetapi saya sebagai gubernur waktu itu kalau rencana yang dirancang oleh tim ini yang saya yakini menyelesaikan masalah jangka panjang, tidak pernah kita mulai, ya nggak akan pernah terwujud gitu," katanya.

Pemprov memutuskan memulai pembangunan dari Busway yang tidak membutuhkan biaya besar, hanya memasang separator, membeli bus, dan merekrut sopir.

Koridor pertama yang dipilih adalah rute Blok M-Kota karena memiliki tingkat mobilitas tertinggi.

>>> Israel Disebut Incar Perang dengan Mesir Usai Iran Melemah

Kini, Sutiyoso mengatakan Transjakarta telah menjadi primadona transportasi masyarakat Jakarta. "Tantangannya luar biasa walaupun kenyataannya saat ini saya lihat Transjakarta itu menjadi primadona transportasi masyarakat Jakarta," katanya.