PT ABC Kogen Dairy resmi melakukan transformasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) melalui implementasi SAP S/4HANA Cloud Public Edition, bekerja sama dengan TMS Consulting sebagai mitra implementasi.

Langkah strategis ini berhasil memangkas proses perhitungan biaya produksi atau Cost of Goods Manufactured (COGM) secara drastis, dari yang sebelumnya memakan waktu hingga 20 hari menjadi hanya dalam hitungan jam.

in1

>>> IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat

Sebagai perusahaan manufaktur dairy yang terus berkembang di Indonesia dan memiliki jangkauan distribusi hingga Asia Tenggara, ABC Kogen Dairy sebelumnya menghadapi sejumlah tantangan sistem.

Tantangan tersebut meliputi inkonsistensi data, proses costing yang memerlukan waktu cukup lama, serta keterbatasan visibilitas terhadap operasional secara menyeluruh yang berdampak pada efisiensi dan kualitas produk.

Melalui transformasi ini, ABC Kogen Dairy kini memiliki fondasi digital yang lebih terintegrasi untuk menyatukan proses produksi, quality control, costing, dan distribusi dalam satu platform.

Platform tersebut menyelaraskan proses bisnis serta memberikan insight operasional yang lebih cepat dan mendekati real-time.

Transformasi ini juga memberikan peningkatan operasional nyata di lantai produksi dan gudang.

Peningkatan traceability batch produk memungkinkan perusahaan menerapkan pengelolaan inventori berbasis First Expired, First Out (FEFO), sehingga membantu mengurangi risiko write-off produk akibat kadaluarsa.

>>> 5 Zodiak Paling Beruntung 23 Juni 2026, Taurus dan Virgo Diprediksi Ketiban Hoki

Integrasi end-to-end pada proses operasional dan rantai pasok secara langsung membantu perusahaan meningkatkan akurasi perhitungan biaya, mempercepat pengambilan keputusan, serta mengurangi potensi kerugian akibat inefisiensi.

Dukungan Manajemen dan Mitra

Weny Verawaty, Head of IT and Business Support PT ABC Kogen Dairy, menyatakan bahwa transformasi ERP ini menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi operasional yang lebih terintegrasi, akurat, dan scalable.