Cadangan Minyak Darurat AS Tersimpan di Gua Garam Bawah Tanah, Ini Fungsinya Saat Pasar Panik
Gua-gua itu dibuat melalui proses yang disebut "solution mining".
Pekerja mengebor ke dalam garam bawah tanah, memompa air tawar, melarutkan garam, dan mengeluarkan air garam yang dihasilkan.
Ukurannya sulit dibayangkan sampai dibandingkan dengan sesuatu yang familiar.
Sebuah gua tipikal memiliki lebar sekitar 200 kaki dan tinggi 2.500 kaki, dan Departemen Energi mengatakan satu gua bisa memuat Menara Willis di Chicago dengan ruang tersisa.
Lalu bagaimana cara mengeluarkan jutaan barel minyak mentah dari gua garam? Trik dasarnya sangat sederhana, karena minyak mengapung di atas air.
Ketika pejabat memerintahkan penarikan, air tawar dipompa ke dasar gua.
Air itu mendorong minyak mentah ke atas, dan pipa kemudian menggerakkan minyak menuju terminal dan kilang di seluruh negeri.
>>> Boy George Kecam Unggahan Father's Day Dorit Kemsley yang Serang Mantan Suami
Jaring Pengaman Global
Cadangan strategis dibangun untuk momen seperti ini.
Pada Maret 2026, IEA mengatakan 32 negara anggota telah setuju untuk melepaskan 400 juta barel minyak dan produk olahan secara terkoordinasi, sementara AS mengotorisasi pelepasan 172 juta barel dari cadangannya sendiri.
Mengapa urgensi seperti itu?
IEA mengatakan aliran minyak dan produk melalui Selat Hormuz telah turun menjadi kurang dari 10% dari tingkat sebelum konflik, meskipun sekitar 20 juta barel per hari melewati selat itu pada 2025, sekitar seperempat dari perdagangan minyak laut global.
AS tidak sendirian dalam menyimpan minyak mentah darurat. Perkiraan EIA menunjukkan bahwa China, AS, dan Jepang memegang inventaris minyak strategis terbesar pada Desember 2025.
Inventaris strategis China diperkirakan mencapai hampir 1,4 miliar barel pada akhir 2025, meskipun EIA memperingatkan bahwa China tidak melaporkan data inventaris minyak secara transparan.
Update Terbaru
Mayoritas Mobil Paling Buatan Amerika Ternyata dari Merek Asing
Rabu / 24-06-2026, 05:36 WIB
Mississippi Gunakan Kamera AI untuk Tangkap Pelanggar Lalu Lintas hingga 300 km/jam
Rabu / 24-06-2026, 05:36 WIB
Samsung Digugat Paten oleh Netlist Terkait Teknologi Memori Server AI
Rabu / 24-06-2026, 05:36 WIB
Huawei Luncurkan Smartwatch Enterprise Qingyun H3550 dengan Layar AMOLED 2.500 Nit
Rabu / 24-06-2026, 05:36 WIB
Unggahan Ronaldo Usai Portugal Menang Diserbu Follower, Tembus 2 Juta Like dalam 8 Menit
Rabu / 24-06-2026, 05:28 WIB
Unggahan Ronaldo Usai Portugal Menang Diserbu Follower, Tembus 2 Juta Like dalam 8 Menit
Rabu / 24-06-2026, 05:28 WIB
Martha Reeves Setuju Harvey Levin Jadi Vokalis Latar di Konsernya
Rabu / 24-06-2026, 05:24 WIB
AS Izinkan Lagi Penjualan Minyak Iran di Tengah Negosiasi Damai
Rabu / 24-06-2026, 05:24 WIB
AS Izinkan Lagi Penjualan Minyak Iran di Tengah Negosiasi Damai
Rabu / 24-06-2026, 05:24 WIB
Bode Miller Ditangkap dengan Jamur Psikedelik, Ini Detailnya
Rabu / 24-06-2026, 05:21 WIB
Video Baru Perlihatkan Bocah Jatuh 50 Kaki di Tiana's Bayou Adventure Disneyland
Rabu / 24-06-2026, 05:21 WIB
Martha Reeves Setuju Harvey Levin Jadi Backing Vokal di Konsernya
Rabu / 24-06-2026, 05:21 WIB
Komisi IX DPR Kembali Usulkan Larangan Perdagangan Daging Kucing dan Anjing
Rabu / 24-06-2026, 05:21 WIB
Komisi IX DPR Kembali Usulkan Larangan Perdagangan Daging Kucing dan Anjing
Rabu / 24-06-2026, 05:21 WIB






