Sebagai informasi, Jepang akan mulai mengimpor rudal Tomahawk dengan jangkauan sekitar 1.600 kilometer pada paruh kedua 2026.

Peluncuran rudal berbasis darat menawarkan kepastian target yang lebih besar dan mobilitas yang lebih cepat dibandingkan sistem berbasis kapal.

in1

Seluruh sistem Typhon, mulai dari pusat komando, peluncur vertikal, rudal, dan peralatan pendukung, muat dalam kontainer standar 40 kaki, yang memungkinkan pengangkutan mudah dengan truk atau kereta api.

Desain kontainernya juga mempersulit musuh untuk mengidentifikasi lokasinya.

Menurut Nikkei, AS tampaknya ingin mengatasi 'kesenjangan rudal' dengan China melalui penempatan Typhon di Jepang.

Selama bertahun-tahun, AS menahan diri menempatkan rudal berbasis darat dengan jangkauan 500-5.500 kilometer karena Perjanjian Pasukan Nuklir Jarak Menengah (INF) tahun 1987 dengan Uni Soviet.

Setelah perjanjian itu runtuh pada 2019, AS tetap kesulitan mengerahkan rudal jarak menengah karena mempertimbangkan penduduk setempat dan untuk menghindari kemarahan China.

Namun, melihat China yang dengan cepat menggenjot persenjataannya, AS tak punya pilihan.

China telah meningkatkan stok rudal balistiknya dari 750 pada 2022 menjadi 1.850 pada 2025.

>>> Cache Bikin Lemot HP Android? Begini Cara Membersihkannya

Rudal-rudal balistik ini memiliki jangkauan mulai dari 1.000 hingga 5.500 kilometer.