Pertumbuhan pesat infrastruktur kecerdasan buatan (AI) global mulai berdampak pada industri game. Nintendo dan Sony menghadapi tekanan dari kenaikan biaya produksi perangkat keras.

Laporan Financial Times mengungkapkan bahwa booming AI mendorong harga komponen naik. Akibatnya, konsol game mendekati status "barang mewah yang tidak disengaja."

in1

>>> Pemenang Outlast: The Jungle Bantah Keputusan Kontroversial Eliminasi Leiya Didasari Keserakahan

Permintaan AI Mengubah Ekonomi Konsol

Permintaan tinggi untuk semikonduktor canggih dan komponen memori di pusat data AI menjadi penyebab utama. Komponen yang sama juga digunakan dalam konsol game seperti Nintendo Switch 2.

Menurut Financial Times, "permintaan jauh melampaui kapasitas produksi," sehingga biaya komponen melonjak tajam. Ketidakseimbangan ini memaksa produsen perangkat keras meninjau ulang harga dan strategi produksi.

Nintendo memperkirakan kenaikan harga komponen dan tarif dapat menambah biaya hingga ¥100 miliar (sekitar $622 juta) tahun ini.

SK Hynix juga memperingatkan bahwa kekurangan memori global bisa berlangsung hingga setidaknya 2030.

PlayStation 5 dari Sony telah mengalami kenaikan harga, dengan versi premium mendekati $900. Perangkat keras masa depan bahkan bisa melampaui $1.000.

Nintendo, yang selama ini fokus pada keterjangkauan, kini kesulitan mempertahankan keseimbangan tersebut. Biaya komponen untuk perangkat seperti Switch 2 terus meningkat.

>>> Event Mighty Inteleon 7-Star Tera Raid Kembali di Pokémon Scarlet & Violet hingga 25 Juni

Tekanan Penjualan dan Tantangan Pasar

Harga yang lebih tinggi sudah memengaruhi permintaan konsumen.

Nintendo memperkirakan penjualan konsolnya turun dari sekitar 20 juta unit menjadi 16,5 juta unit pada tahun fiskal ini.

Sony juga mengakui perlunya adaptasi.

Eksekutif perusahaan menyatakan bahwa mereka mungkin harus "memikirkan cara baru dalam menjual" PlayStation di masa depan, termasuk model bisnis baru.

Penurunan penjualan konsol juga berpotensi memengaruhi pengembang dan penerbit pihak ketiga di seluruh industri game.

Strategi Nintendo: Inovasi di Atas Kekuatan

Meskipun menghadapi tantangan, Nintendo mungkin lebih siap dibandingkan pesaingnya. Perusahaan ini secara historis mengutamakan pengalaman bermain yang unik daripada spesifikasi perangkat keras terkini.

>>> Amazfit Balance Ultra Resmi Meluncur dengan Bodi Titanium dan Baterai 30 Hari

Keberhasilan konsol seperti Wii dan Switch asli menunjukkan bahwa inovasi dan aksesibilitas dapat mengungguli performa mentah. Pendekatan ini bisa membantu Nintendo tetap relevan meskipun biaya komponen terus naik.