Diskusi terbaru dari Digital Foundry mengindikasikan bahwa Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2 bisa menjadi salah satu uji teknis paling penting bagi konsol generasi baru Nintendo.

Setelah pesan pengembang mengonfirmasi bahwa game sedang dalam pengembangan untuk platform tersebut, para analis percaya port ini bisa menyoroti kekuatan dan keterbatasan konsol.

in1

>>> Netflix Menangkan Hak Film 'Sesame Street' Setelah Perang Penawaran

Monster Hunter Wilds Bisa Mendorong Batas Kemampuan Switch 2

Kesimpulan utama dari podcast tersebut sederhana: ini bukan port yang mudah.

Menurut Digital Foundry, Capcom awalnya kesulitan menjalankan Monster Hunter Wilds di Switch 2 karena tuntutan performa yang tinggi.

Seperti disebutkan dalam diskusi, versi awal game "sangat tidak optimal" dan tidak berjalan baik bahkan di konsol yang sudah ada.

Hal itu membuat ide membawanya ke sistem hybrid menjadi lebih menantang.

Namun, pembaruan berkelanjutan dan perbaikan engine tampaknya telah mengubah situasi.

Analis John Linneman menjelaskan bahwa tim telah "bekerja keras untuk mengambil apa yang mereka miliki dan membuat sesuatu yang lebih baik," menunjukkan bahwa upaya optimasi kini memungkinkan versi Switch 2.

Tidak seperti banyak rilis lintas platform, Monster Hunter Wilds mewakili skenario terburuk untuk hardware Switch 2.

Game ini menampilkan lingkungan luas, sistem dinamis, dan perilaku AI kompleks—semuanya menuntut performa CPU dan GPU tinggi.

Inilah mengapa kesuksesan—atau kegagalannya—bisa mendefinisikan ekspektasi untuk port di masa depan.

Jika Capcom dapat memberikan versi yang stabil dan solid secara visual, itu akan menandakan bahwa Switch 2 mampu menangani game AAA modern dengan kompromi yang relatif sedikit.

Di sisi lain, jika port ini kesulitan, hal itu dapat memperkuat gagasan bahwa hardware Nintendo masih memerlukan penskalaan signifikan dibandingkan sistem PlayStation dan Xbox.