Jakarta - Katy Perry dan Justin Trudeau menuai kritik setelah video mereka berciuman di taman viral. Banyak yang menilai kemesraan mereka berlebihan di ruang publik.

Momen santai keduanya di sebuah taman di Santa Barbara, California, mendadak menjadi perdebatan publik.

in1

>>> 5 Tahun Menikah Tanpa Seks, Pasangan India Ini Mengaku Lebih Bahagia

Dalam video yang viral, Katy dan Trudeau tampak duduk berdekatan di atas tikar piknik sambil mengobrol santai dan berciuman.

Rekaman tersebut langsung memancing reaksi.

Sejumlah pihak mengkritik sikap mantan perdana menteri Kanada itu dan menyebutnya tidak pantas dan berlebihan, hingga layaknya remaja yang sedang kasmaran.

Ada pula yang berspekulasi bahwa kemesraan tersebut sengaja ditunjukkan untuk membantah berbagai rumor yang pernah beredar tentang dirinya.

Namun, tidak sedikit yang membela pasangan tersebut.

Pendukung Trudeau menilai tidak ada yang salah dengan dua orang dewasa yang sedang menikmati waktu bersama dan menunjukkan kasih sayang mereka di depan publik.

>>> Perputaran Ekonomi Kupang Lewat Sunday Market Tembus Rp6,3 Miliar

Sorotan Sejak Hubungan Terungkap

Sejak kedekatan mereka terungkap pada Juli 2025, hubungan Katy dan Trudeau memang kerap menjadi sorotan.

Dalam premier film dokumenter Katy Perry: The Lifetimes Tour — Live from Paris, keduanya juga tampil sangat mesra di karpet merah.

Banyak warganet menilai gaya pacaran mereka layaknya pasangan yang sedang dimabuk cinta.

Kemesraan yang terus ditampilkan di berbagai kesempatan membuat sebagian orang menganggap perilaku mereka berlebihan, terlebih mengingat status Trudeau sebagai mantan pemimpin negara.

Tak hanya soal kemesraan, penampilan Trudeau juga kerap menjadi bahan komentar. Politikus 54 tahun itu dinilai berusaha mengimbangi Katy Perry, terutama dalam urusan fashion.

>>> Gibran Naik Motor Listrik Tinjau Program Prioritas di Asmat

Saat menghadiri Coachella, misalnya, ia tampil dengan celana jeans dan topi yang dikenakan terbalik. Gaya tersebut oleh sebagian warganet disebut terkesan “cringe”.