Lenovo meluncurkan tablet Android terbarunya di Amerika Serikat, ThinkTab X11, yang tidak mengutamakan ketipisan atau desain paling mencolok.

Dengan harga mulai $499,99, fitur utamanya justru sangat praktis: baterai 10.200 mAh yang dapat dilepas pengguna tanpa sekrup, terintegrasi dalam bodi tablet yang tangguh.

in1

>>> China Ingin Shenzhou-23 Cetak Rekor Penerbangan Luar Angkasa Manusia Baru

Di tengah meningkatnya limbah elektronik global, perangkat yang mudah diperbaiki mulai terlihat bukan lagi sekadar bonus, melainkan kebutuhan bisnis.

Menurut Global E-waste Monitor PBB, dunia menghasilkan sekitar 68,3 juta ton limbah elektronik pada 2022, dan angka itu diperkirakan mencapai 90,4 juta ton pada 2030.

Tablet untuk Pekerjaan Berat

ThinkTab X11 dirancang untuk pekerjaan garis depan, bukan sekadar bersantai di sofa.

Lenovo menyebutnya untuk logistik, manufaktur, konstruksi, transportasi, dan energi, di mana tablet lebih sering berhadapan dengan debu, hujan, dan sarung tangan.

Perangkat ini ditenagai chip Qualcomm Snapdragon 7s Gen 3, RAM 8GB, dan penyimpanan 128GB atau 256GB.

Layar 10,95 inci memiliki resolusi 2560 x 1600 dengan refresh rate 90Hz, serta menjalankan Android 16, mendukung microSD, Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.4, NFC, dual USB-C, dan speaker Dolby Atmos.

Dengan ukuran sekitar 10,1 x 6,6 x 0,39 inci dan berat 1,43 pon, tablet ini lebih tebal dan berat dibanding kebanyakan tablet konsumen, tetapi lebih cocok untuk lokasi kerja dan gudang.

Baterai sebagai Sorotan Utama

Bagian paling menarik adalah baterainya, karena mengubah cara perusahaan menggunakan perangkat.

Lenovo mengatakan ThinkTab X11 memiliki baterai lepas pasang tanpa sekrup dan mode tanpa baterai, sehingga dapat tetap menyala dalam pengaturan tetap, dipasang di kendaraan, atau berbasis shift.