Miguel Almiron Terancam Sanksi 10 Laga Akibat Kartu Merah karena Regulasi Tutup Mulut
Kemenangan Timnas Paraguay atas Turki 1-0 pada laga kedua Grup Piala Dunia 2026 harus dibayar mahal.
La Albirroja kini terancam kehilangan gelandang andalan mereka, Miguel Almiron, dalam waktu yang cukup lama.
>>> Bocoran Harga Vivo X Fold 6 Melonjak 32 Persen, Baterai 7.000 mAh
Matias Galarza memang sukses mencetak gol tunggal yang menjaga peluang Paraguay lolos ke fase berikutnya pada laga Sabtu (20/6/2026) pagi WIB.
Namun, perhatian publik justru tertuju pada kartu merah langsung yang diterima Miguel Almiron menjelang akhir babak pertama.
Almiron diusir keluar lapangan oleh wasit Ivan Barton setelah terlibat adu argumen dengan pemain Turki, Mert Muldur.
Dalam rekaman visual, Almiron kedapatan menutupi mulutnya menggunakan tangan saat berbicara dengan lawan.
Wasit Ivan Barton langsung mengambil keputusan tegas setelah mendapatkan rekomendasi dari VAR.
Miguel Almiron resmi menjadi pesepak bola pertama yang terkena dampak regulasi penutupan mulut yang diterapkan FIFA pada Piala Dunia 2026.
Aturan Baru FIFA dan Ancaman Sanksi Berat
Berdasarkan aturan ketat terbaru tersebut, pemain dapat langsung diganjar kartu merah jika menutupi mulut dengan tangan, lengan, atau jersey saat berkonfrontasi.
>>> Pemerintah Pertahankan Harga BBM Subsidi untuk Jaga Daya Beli Masyarakat
Langkah ini diambil FIFA untuk mempermudah deteksi visual terhadap tindakan rasisme, diskriminasi, atau penghinaan.
Akibat pelanggaran ini, Miguel Almiron dipastikan absen saat Paraguay menghadapi Australia di laga terakhir fase grup.
Sanksi tersebut bisa bertambah berat karena FIFA berpeluang melakukan investigasi lanjutan terkait dugaan ucapan ofensif.
Kode Disiplin FIFA sudah menetapkan sanksi berat berupa larangan bermain minimal 10 pertandingan bagi pelaku tindakan diskriminatif.
Aturan baru ini lahir menyusul kasus besar yang menggemparkan sepak bola Eropa pada musim 2025-2026.
Kala itu, pemain Benfica, Gianluca Prestianni, kedapatan menutupi mulutnya dengan jersey saat berbicara kepada bintang Real Madrid, Vinicius Junior, di Liga Champions.
Investigasi membuktikan Prestianni melakukan penghinaan homofobik, dan ia dijatuhi sanksi larangan bermain enam pertandingan dengan tiga laga ditangguhkan.
>>> Sejarah Hari Ayah Nasional 12 November: Deklarasi di Solo
Miguel Almiron kini menjadi pemain pertama yang diusir wasit akibat aturan penutupan mulut FIFA dan terancam sanksi minimal 10 pertandingan.
Update Terbaru
Gibran Respons Penahanan Roy Suryo dan Tifa, Doakan Kesembuhan
Minggu / 21-06-2026, 14:31 WIB
PMI Siapkan 200 Mobil Tangki Air Antisipasi Dampak El Nino
Minggu / 21-06-2026, 14:31 WIB
Devin/Faathir Runner Up Macau Open 2026 Usai Kalah dari Wakil Korea
Minggu / 21-06-2026, 14:31 WIB
Wamenpar Imbau Pelaku Wisata Dieng Tingkatkan Kesiapan Jelang Liburan
Minggu / 21-06-2026, 14:26 WIB
See You at Work Tomorrow! Sinopsis, Pemain, dan Jadwal Tayang Prime Video pada 22 Juni 2026
Minggu / 21-06-2026, 14:25 WIB
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
Minggu / 21-06-2026, 14:24 WIB
Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter
Minggu / 21-06-2026, 14:24 WIB
Predator Anak di Cakung Ditangkap, Nekat Jebol Atap Rumah Saat Kabur
Minggu / 21-06-2026, 14:24 WIB
Piala Dunia 2026: Comeback Turki Berujung Noda di Sejarah Keikutsertaan Terakhir
Minggu / 21-06-2026, 14:24 WIB
Eksekusi Lahan Hotel Sultan: Sengketa Puluhan Tahun Berujung Kembalinya Aset Negara
Minggu / 21-06-2026, 14:21 WIB
Memahami Arti Projection dalam Parfum dan Rekomendasi Produk Lokal
Minggu / 21-06-2026, 14:21 WIB
Anggia Novita Rilis Lagu Tema Film Juminten Edan
Minggu / 21-06-2026, 14:21 WIB
BRIN dan UBH Padang Riset Situs Arkeologi di Pesisir Sumbar
Minggu / 21-06-2026, 14:20 WIB
China Perketat Pengawasan Ekspor Indium, Picu Kekhawatiran Global
Minggu / 21-06-2026, 14:20 WIB






