Mimpi Timnas Turki di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih awal. Skuad Ay-Yildizlar tersingkir setelah kalah 0-1 dari Paraguay pada laga penentu fase grup, Sabtu (20/6/2026).

Kekalahan di Stadion San Francisco Bay Area itu membuat Turki terpuruk di dasar klasemen akhir Grup D. Hasil ini memastikan langkah mereka terhenti di turnamen.

in1

>>> Menhub: Diskon Tarif Transportasi Berlaku Selama Libur Sekolah 2026

Pertandingan berjalan dramatis sejak menit awal. Gawang Turki bobol oleh sontekan Matias Galarza saat laga baru berjalan 64 detik.

Gol tersebut sekaligus mencatat rekor sebagai gol kemenangan tercepat sepanjang sejarah putaran final Piala Dunia.

Tertinggal satu gol, anak asuh Vincenzo Montella terus menekan pertahanan Paraguay yang bermain dengan sepuluh orang akibat kartu merah.

Sepanjang laga, Turki melepaskan 32 tembakan, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal mencetak gol.

Kegagalan total ini menimbulkan kesedihan mendalam bagi gelandang muda andalan, Arda Guler.

>>> AS dan Iran Gelar Negosiasi Teknis di Swiss Usai Teken Memorandum

Pemain Real Madrid itu menilai skuad Turki yang dihuni pilar klub elite Eropa seharusnya menunjukkan mentalitas dan kualitas lebih baik.

“Saya akan melakukan segala kemampuan agar turnamen ini terlupakan sepanjang karier saya bersama tim nasional,” ucap Arda Guler dikutip dari Tribal Football.

“Kami bermain untuk klub-klub yang sangat penting dan seharusnya menunjukkan hal itu di lapangan,” sambungnya.

Ia juga menyesali kelengahan taktis tim di menit awal pertandingan. “Kami kebobolan gol yang sangat cepat.

Tidak banyak yang bisa saya katakan,” ujar gelandang berusia 21 tahun tersebut.

>>> Transmart Full Day Sale 21 Juni 2026: Diskon Sepeda Listrik hingga 25%+20%

Kekalahan dari Paraguay melengkapi catatan buruk lini serang Turki sepanjang turnamen. Dari dua laga fase grup, total 62 tembakan dilepaskan tanpa satu pun berbuah gol.