Ia menambahkan, capaian ini lahir dari disiplin pengelolaan keuangan, manajemen risiko yang terukur, dan optimalisasi portofolio investasi yang dijalankan secara konsisten.

Kepemimpinan korporasi di klaster konstruksi ditopang oleh pengerjaan sejumlah proyek strategis nasional.

in1

Termasuk Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang kurang lebih 1.042 km, proyek vital di Ibu Kota Nusantara, bendungan, hingga sistem penyediaan air minum.

Perusahaan juga memperluas portofolio melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), termasuk proyek Jalan Trans Papua.

“Konsistensi tiga tahun di Fortune Southeast Asia 500 membuktikan bahwa transformasi Hutama Karya bersifat struktural, bukan musiman.

Kami berkomitmen menjaga standar ini dan menerjemahkannya menjadi nilai berkelanjutan bagi negara,” tambah Eka Setya Adrianto.

>>> KABAR DUKA! Icuk Nugroho Aktor Preman Pensiun Meninggal Dunia di Usia 50 Tahun Pada Sabtu, 20 Juni 2026

Saat ini, kepemilikan saham perusahaan 100 persen dipegang oleh Pemerintah Republik Indonesia. Hutama Karya telah masuk ke dalam ekosistem Danantara untuk mendukung agenda transformasi ekonomi nasional.