Rig simulator menggunakan Racelab dan GT Simulator, sementara perangkat peripheral menggunakan Moza.

COO PT Jaring Esports Nusantara, Mas Syarief Sutardirdja, menyatakan kolaborasi dengan KAI bertujuan menjadikan stasiun sebagai node community dan engagement.

in1

“NSS hadir sebagai warna bagi para pecinta sim racing dari berbagai daerah di seluruh Indonesia untuk berkompetisi, berkembang, dan menjadi bagian dari ekosistem motorsport digital yang semakin maju,” ujar Syarief.

Direktur Perencanaan Strategi & Manajemen Risiko PT KAI, Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat, berharap kehadiran NSS dan KAI Esports Center tidak hanya seremonial.

“Nah ini, ke depannya harapannya area ini bisa kita perbesar, bisa kita perbarui lagi, sehingga komunitas nanti semakin aktif, semakin besar lagi untuk mencari kreativitas anak muda,” pungkasnya.

>>> Jadwal Lengkap Allo Bank Festival 2026, Debut CORTIS di Indonesia

Wilman juga berharap NSS dapat melahirkan atlet-atlet muda yang mampu membawa nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.