Penyanyi Fajar Noor resmi merilis album penuh perdananya yang bertajuk "Sementara, Selamanya".

Album ini menggambarkan siklus dalam jatuh cinta yang dikemas dari sudut pandang dan cerita yang lebih personal.

in1

>>> Menko AHY: Tanggul Laut Pantura Dikombinasikan dengan Mangrove

"'Sementara Selamanya' ini kisah cinta yang sementara tapi meninggalkan rasa selamanya. Jadi memang di dalam album aku ini, semuanya tentang cycle of love aku.

Perjalanan cintaku yang mulai dari butterfly era, terus punya konflik dalam hubungan, berpisah, dan akhirnya abadi," ujar Fajar dalam temu media di Jakarta, Jumat.

Album "Sementara, Selamanya" berisi delapan track.

Beberapa single yang telah dirilis sebelumnya juga dimuat dalam album ini, seperti "Tahta Hatiku #Pendampingmu", "Tuhan Tahu Kita Saling Cinta", dan "Sembuh Tanpaku".

Lagu Pembuka hingga Penutup

Album diawali dengan lagu "Yang Kutuju" yang menceritakan fase hubungan yang terasa hangat, penuh cinta, dan kasih sayang.

Lagu berikutnya, "Satu Satunya", memiliki nuansa lebih upbeat dan bercerita tentang kenangan masa lalu yang sulit dilupakan.

>>> Persib Bandung Resmi Berpisah dengan Bek Italia Federico Barba

Fajar memilih lagu "Salah Apa Aku" sebagai fokus track dalam perilisan album ini. Lagu tersebut menggambarkan kelelahan mempertahankan hubungan seorang diri.

"Pertama dengerin demonya, aku sudah jatuh cinta banget sama lagunya. Pas rekaman, aku belum pernah minta matiin lampu, saking butuh ketenangan," kata Fajar.

Lagu "Jangan Datang Saat Kesepian" menyuarakan bahwa tidak semua kehadiran didasari cinta tulus, ada yang datang hanya saat membutuhkan.

Sementara itu, lagu "8" menjadi track penutup yang menggambarkan seseorang yang berpisah lama dan hanya menyisakan kenangan di hati.

"Lagu ini menurut aku universal artinya, untuk orang yang sudah kehilangan orang yang dia sayang, mungkin sudah dipanggil," ujar Fajar.

Dalam proses pengerjaan album, Fajar Noor bekerja sama dengan produser seperti Arsy Widianto dan Iqbal Siregar. Mereka membangun warna pop ballad yang sederhana namun tetap modern.

>>> Aksi Damai YouTuber Korea inoCat di Piala Dunia 2026 Curi Perhatian

Melalui album "Sementara, Selamanya", Fajar merangkum fase-fase percintaan yang banyak dialami orang, mulai dari jatuh cinta, konflik, kehilangan, patah hati, hingga perasaan tentang hubungan yang belum benar-benar selesai.