Toyotaro, mangaka Dragon Ball Super, merilis ilustrasi spesial Son Goku versi tua untuk merayakan pencapaian ke-100 proyek menggambarnya yang bertajuk Toyotaro Tried Drawing It!.

Proyek tersebut telah berjalan sejak 2018 dan menampilkan berbagai karakter serta konsep alternatif dari semesta Dragon Ball.

in1

>>> Demon Slayer: Nichirin Battle Slash Rilis Trailer Perdana, Meluncur 9 Juli di Arkade Jepang

Ilustrasi baru ini menggambarkan Goku dengan rambut putih, kumis, tongkat jalan, dan gi oranye yang usang, sesuai dengan sketsa asli karya Akira Toriyama.

Sketsa asli Toriyama muncul dalam esai manga di buku Dragon Ball Z Anime Special tahun 1989, yang kemudian diterbitkan ulang di Dragon Ball Chogashu.

Dalam esai tersebut, Toriyama bercanda tentang masa depan seri, bertanya "Kapan Dragon Ball akan berakhir?" dan membayangkan Goku menjadi kakek-kakek.

Hampir empat dekade kemudian, prediksi itu belum terwujud. Toyotaro menulis dalam keterangan ilustrasinya bahwa Dragon Ball masih belum berakhir pada 2026.

>>> EJAE Rayakan Pengalaman Luar Biasa di Piala Dunia Bersama Tunangan

Ilustrasi ke-100 ini juga menjadi momen refleksi bagi Toyotaro, yang melihat kembali beberapa gambar favoritnya dari proyek tersebut.

Ia menyebutkan konsep versi masa depan karakter, interpretasi villain film, dan cerita alternatif yang hanya bisa eksis di luar manga utama.

Proyek Toyotaro Tried Drawing It! awalnya berfokus pada karakter yang belum muncul di Dragon Ball Super, lalu berkembang menjadi ruang bebas bereksperimen.

Selain itu, beberapa proyek Dragon Ball lain telah diumumkan, seperti sekuel anime Dragon Ball Super: Galactic Patrol dan remake Beerus pada Fall 2026.

>>> Kagurabachi Anime Umumkan Tomokazu Seki sebagai Kunishige Rokuhira, Rilis Visual dan Trailer

Dragon Ball XENOVERSE 3 juga dijadwalkan rilis pada 2027.