"Kami mengidentifikasi 85 spesies yang berasal dari 26 genus dan mengelompokkannya ke dalam biozona NP21, yang sesuai dengan periode Oligosen Awal, sekitar 34 hingga 32 juta tahun yang lalu," kata Al-Jahdali.

Tim peneliti menemukan 85 spesies mikrofosil dari 26 genus berbeda yang menunjukkan bahwa lapisan batuan tersebut terbentuk pada awal Kala Oligosen, sekitar 34 hingga 32 juta tahun silam.

in1

>>> Daveigh Chase, Pemeran Samara di The Ring, Meninggal di Usia 35

Penemuan ini memberikan gambaran baru tentang kondisi Semenanjung Arab pada masa lampau.

Saat itu, sebagian besar wilayah Arab merupakan tepi laut dangkal yang terhubung dengan Samudra Neo-Tethys kuno.

Ketika Lempeng Arab perlahan bertabrakan dengan Eurasia, laut mulai surut dan daratan muncul ke permukaan.

Meski kini kawasan Al-Qurayyat didominasi bentang alam gurun, berbagai bukti menunjukkan bahwa wilayah tersebut dahulu merupakan lingkungan laut.

Bukti itu meliputi melimpahnya mikrofosil laut, endapan batu kapur, dan marl khas lingkungan lepas pantai.

Terdapat pula jejak organisme penggali dasar laut, hingga fosil bulu babi laut dan cangkang hewan laut yang masih terawetkan di dalam batuan.

"Apa yang sekarang kita lihat sebagai gurun dulunya adalah dasar laut purba," kata Al-Jahdali.

"Wilayah itu kemudian terangkat, mengalami deformasi, tertimbun, dan akhirnya kembali tersingkap ke permukaan setelah jutaan tahun aktivitas tektonik dan proses erosi."

Menurutnya, apa yang saat ini terlihat sebagai hamparan gurun sebenarnya merupakan dasar laut purba yang terangkat ke permukaan akibat aktivitas tektonik dan proses erosi selama jutaan tahun.

Selain memperkaya pengetahuan tentang sejarah bumi, penemuan ini juga memiliki potensi ekonomi yang besar.

Kerangka geologi baru yang dihasilkan dari penelitian tersebut diyakini dapat membantu eksplorasi fosfat, unsur tanah jarang, serta sumber daya minyak dan gas di wilayah Arab Saudi bagian barat laut.

Para peneliti meyakini masih banyak endapan Oligosen lain yang tersembunyi di bawah blok-blok batuan yang belum pernah diteliti.

>>> Richard Lee Jalani Sidang Perdana Kasus Perlindungan Konsumen

Karena itu, penemuan Formasi Al-Qurayyat disebut sebagai awal dari babak baru eksplorasi geologi di Arab Saudi.