Pembatasan sementara akses Telegram di India memicu lonjakan penggunaan layanan VPN dan aplikasi perpesanan alternatif.

Data perusahaan analisis aplikasi Appfigures mencatat hari pengumuman pembatasan menjadi hari dengan unduhan VPN tertinggi di India sejak awal 2025.

in1

>>> Kawasaki Brusky 125 vs Suzuki UY125: Persaingan Sengit Skutik Sporty 125cc

Unduhan aplikasi VPN utama meningkat 49 persen dari rata-rata harian sekitar 139.000 menjadi 208.000 unduhan.

Proton VPN dan Turbo VPN mencatat kenaikan signifikan. Di App Store Apple, unduhan Proton VPN melonjak 113 persen, sementara Turbo VPN naik 85 persen.

Di Google Play Store, Proton VPN meningkat 64 persen dan Turbo VPN naik 35 persen.

NordVPN naik 41 persen di App Store, sedangkan ExpressVPN naik 31 persen di Google Play.

Lonjakan tersebut mendorong posisi aplikasi VPN di tangga popularitas. Proton VPN naik dari peringkat ke-18 menjadi kelima di kategori Utilities App Store antara 16-18 Juni.

Pemerintah India membatasi akses Telegram hingga 22 Juni karena kekhawatiran penyebaran informasi palsu terkait ujian ulang NEET.

>>> Gubernur Maluku Utara Larang Pungli dan Jual Beli Kursi SPMB 2026

Telegram menggugat kebijakan tersebut ke Pengadilan Tinggi Delhi, namun pengadilan mempertahankan pembatasan sementara.

Selain VPN, pengguna beralih ke aplikasi perpesanan lain. Unduhan Signal di India meningkat 72 persen di App Store dan melonjak 322 persen di Google Play.

Unduhan Viber di App Store naik 216 persen.

Aplikasi iMe yang terhubung dengan ekosistem Telegram mencatat kenaikan tertinggi, dari rata-rata 827 unduhan harian menjadi lebih dari 50.900 pada 16 Juni.

Meski demikian, jumlah pengguna aktif harian Telegram di India justru meningkat 17 persen pada hari pengumuman pembatasan.

>>> Moonton Umumkan Hasil Drawing Wild Card MSC di EWC 2026

Cloudflare mencatat lonjakan permintaan DNS menuju domain Telegram dari India selama dua hari setelah pembatasan diumumkan.