Liverpool memulai era baru dengan menunjuk Andoni Iraola sebagai manajer. Pelatih asal Spanyol itu menggantikan Arne Slot mulai musim panas ini.

Iraola diharapkan langsung membawa Liverpool bersaing memperebutkan gelar juara. Musim lalu, The Reds finis di posisi kelima Premier League tanpa satu pun trofi.

in1

>>> 9 Drakor Rating Tertinggi Minggu Ketiga April 2026

Padahal, Liverpool sempat digadang-gadang sebagai kandidat kuat setelah belanja besar-besaran. Mereka merekrut pemain seperti Alexander Isak, Hugo Ekitike, dan Florian Wirtz.

Gaya Bermain ala Klopp

Kedatangan Iraola disambut antusias oleh lingkungan Liverpool. Manajer berusia 43 tahun itu dinilai memiliki kemiripan ide dan gaya bermain dengan Juergen Klopp.

Ia mengusung permainan tempo tinggi dengan pressing agresif, transisi cepat, dan umpan-umpan vertikal. Gaya ini membuat Bournemouth, klub sebelumnya, tampil menarik.

Mantan bek Liverpool Jamie Carragher memuji Iraola. "Dia bekerja menakjubkan sejak datang ke Premier League.

>>> Satria Muda Pertamina Bersiap Hadapi Hangtuah Jakarta di Playoffs IBL 2026

Rasanya tidak ada yang menonton Bournemouth dan tidak antusias," ujar Carragher di Sky Sports.

Carragher percaya Iraola bisa mengembalikan Liverpool ke persaingan teratas. Namun, ia tidak langsung mengharapkan gelar juara pada musim depan.

"Liverpool finis kelima musim lalu, tidak cukup bagus. Jadi saya tak berekspektasi Liverpool juara liga musim depan, tapi kami adalah Liverpool," kata Carragher.

>>> Gubernur Sumut Hentikan Retribusi Berlapis di Wisata Air Panas Sidebuk Debuk

Ia menambahkan bahwa Liverpool akan berbelanja besar di musim panas. "Kami punya banyak pemain bagus dan ya, kami harus menantang," pungkasnya.