Tim nasional Bosnia dan Herzegovina harus mengakui keunggulan Swiss dengan skor 1-4 dalam pertandingan kedua Grup B Piala Dunia 2026, Jumat (19/6/2026).

Hasil ini membuat Bosnia dan Herzegovina hanya mengoleksi satu poin dari dua laga. Namun, pelatih Sergej Barbarez menegaskan bahwa timnya masih memiliki peluang untuk lolos ke babak gugur.

in1

>>> Meksiko vs Korea Selatan: Laga Krusial Grup A Piala Dunia 2026

"Kami masih memiliki pertandingan ketiga dan belum ada yang hilang. Kami harus memenanginya, tentu saja, bila ingin melangkah lebih jauh.

Kekalahan ini sangat berat bagi kami, tetapi saya tidak suka mengeluh," ujar Barbarez melalui laman FIFA.

Jalannya Pertandingan

Sebelum laga berubah drastis, Bosnia dan Herzegovina mampu memberikan perlawanan sengit. Skor imbang bertahan hingga menit ke-74 sebelum pemain pengganti Swiss, Johan Manzambi, memecah kebuntuan.

Barbarez menilai pasukannya sempat memegang kendali permainan dan tampil lebih dominan, terutama sebelum jeda hidrasi pada babak kedua.

"Kami adalah tim yang lebih baik sebelum jeda hidrasi. Kami memiliki dua atau tiga peluang luar biasa yang seharusnya berakhir menjadi gol.

>>> Upgrade Kapasitas Baterai Motor Listrik untuk Jarak Tempuh Lebih Jauh

Kami mengontrol pertandingan dan melakukan banyak tekanan," kata Barbarez.

Situasi berbalik setelah gol pertama Swiss tercipta. Keadaan diperparah dengan kartu merah yang diterima Tarik Muharemovic, membuat Bosnia kehilangan satu pemain.

"Gol itu seharusnya tidak terjadi. Gol tersebut berasal dari kesalahan individu dan kemudian kami mendapatkan kartu merah.

Bahkan tim yang jauh lebih berpengalaman pun bisa terpengaruh oleh situasi seperti itu," lanjut Barbarez.

Unggul jumlah pemain membuat Swiss semakin agresif. Mereka menambah tiga gol melalui Ruben Vargas, gol kedua Johan Manzambi, dan eksekusi penalti Granit Xhaka.

>>> 3 Drakor On Going Rating Tertinggi April 2026, Ada Perfect Crown hingga Phantom Lawyers

Bosnia sempat memperkecil skor melalui Ermin Mahmic pada masa injury time. Kini, fokus tim dialihkan ke laga penentu kontra Qatar.