"Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI siap menjadikan Perumahan MGK Serang sebagai proyek percontohan untuk lokasi riset perumahan bagi mahasiswa pascasarjana dan doktoral," ujar Supriatna.

Direktur Utama Infiniti Land, Samuel S. Huang, menjelaskan bahwa penandatanganan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kolaborasi sebelumnya.

in1

>>> PB WI Gelar Penataran Wasit Juri Menuju Asian Games 2026

Sinergi antara akademisi dan praktisi diyakini berdampak positif untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di sektor perumahan.

"Kerja sama ini kami anggap baik sekali, karena akademisi dan praktisi bersinergi untuk mendapatkan sudut pandang yang valid tentang bagaimana membangun rumah yang layak huni, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," kata Samuel yang juga Bendahara Umum DPP Realestat Indonesia (REI).

Melihat prestasi Perumahan MGK Serang sebagai perumahan bersubsidi bersertifikat Bangunan Gedung Hijau serta berbagai penghargaan, Samuel berharap proyek tersebut menjadi tempat penelitian terbaik bagi akademisi UI.

"Kami bersyukur dapat bekerja sama dengan UI, karena perguruan tinggi ini adalah universitas terbaik di Indonesia, dan diharapkan kerja sama ini dapat menghasilkan sinergi yang baik, kolaborasi yang efektif dan komprehensif," ujar Samuel.

Samuel berharap penelitian dari Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI dapat menjadi panduan bagi pengembang perumahan subsidi di Indonesia.

Hal ini diharapkan membantu pemerintah mengatasi angka backlog perumahan yang saat ini mencapai 9,9 juta unit berdasarkan data BPS.

Infiniti Land terus berinovasi menghadirkan hunian dengan material berkualitas dan ramah lingkungan di Perumahan MGK Serang dengan harga terjangkau.

Samuel menegaskan pihaknya berkomitmen memperhatikan seluruh aspek keberlanjutan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

"Kami membangun perumahan subsidi, Mulia Gading Kencana ini dengan hati dan memberikan kualitas terbaik dari segi kualitas bangunan, infrastruktur dan fasilitas.