Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia H.E. Pekka Kaihilahti di Balai Kota pada Kamis (18/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas peluang investasi besar, terutama proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun.

in1

>>> 10 AI dengan Skor IQ Tertinggi di 2026, Grok dan GPT Bersaing Ketat

Kota Medan menghasilkan sekitar 1.500 ton sampah per hari.

Fasilitas PSEL yang mendapat bantuan pemerintah pusat itu mampu memproses hingga 2.000 ton sampah per hari untuk disalurkan ke jaringan PLN.

Potensi Ekonomi dan Infrastruktur Medan

Rico Waas juga memaparkan program prioritas lain, seperti pengembangan Sekolah Rakyat bagi anak kurang mampu dan pemberian makan bergizi gratis.

Ia memperkenalkan Medan sebagai kota multikultural terbesar di Sumatera yang didukung infrastruktur memadai, termasuk Pelabuhan Belawan dan Kawasan Industri Medan (KIM).

>>> Senator AS Desak Scott Bessent Tekan China Soal Nilai Tukar Yuan

"Sebagai kota terbesar di Sumatera, pertumbuhan ekonomi kota Medan mencapai 6,5%," kata Rico Waas.

Ia menambahkan bahwa kekuatan utama Medan terletak pada pusat logistik, transportasi, dan pergudangan, serta menjadi gerbang maritim yang berhadapan langsung dengan jalur perdagangan internasional seperti Malaysia, Singapura, Myanmar, Kamboja, dan China.

Keterbukaan Pemerintah Kota Medan mendapat apresiasi positif dari pihak Finlandia. Hubungan kedua negara dinilai tetap erat dalam berbagai target pembangunan meskipun terpisah jarak geografis yang jauh.

Duta Besar Finlandia Pekka Kaihilahti menegaskan komitmen sejumlah perusahaan teknologi asal negaranya, termasuk Nokia.

>>> Rupiah NDF Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS Pasca Kenaikan Suku Bunga BI

Perusahaan-perusahaan tersebut saat ini fokus pada pengembangan infrastruktur digital, kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, hingga pusat data.