Aksi tersebut disajikan layaknya sebuah karya seni tari agresif yang indah.

>>> Portugal Imbang 1-1 Lawan Kongo di Piala Dunia 2026, Ronaldo Disorot

in1

Eskalasi pertarungan tersaji konsisten mulai dari duel dengan mobil berjalan, ruko tua dengan motor, hingga pertempuran final lima orang bersenjata tajam di ruang tertutup.

Sinematografi lincah dari Meteor Cheung dan penyuntingan gambar yang solid berhasil membuat performa para aktor tampak sangat meyakinkan tanpa terlihat digantikan oleh pemeran pengganti.

Meskipun demikian, terkadang visualnya diganggu oleh kehadiran CGI yang tampak karikatur atau kurang maksimal.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan film ini meliputi koreografi pertarungan yang luar biasa indah dengan eskalasi aksi yang terus meningkat.

Performa para aktor seperti Xie Miao, Joe Taslim, dan Yayan Ruhian sangat meyakinkan saat melakukan adegan laga tanpa terlihat memakai stuntman.

Sinematografi dari Meteor Cheung yang lincah dan penyuntingan gambar yang baik menjadikan film ini salah satu film aksi terbaik sejak The Raid.

Plot cerita koheren dan bebas dari celah plot.

Di sisi lain, plot cerita sangat generik dan mudah ditebak dari awal sampai akhir. Dialog film terdengar cringe dan proses sulih suara bahasa Inggris terasa sangat kentara.

Kehadiran efek visual CGI yang kadang terlihat terlalu karikatur juga menjadi kekurangan.

The Furious adalah tontonan wajib bagi para pencinta sinema laga yang mendambakan kepuasan visual lewat koreografi pertarungan yang brutal sekaligus estetik.

>>> Pentagon Akui Gunakan AI Grok xAI dalam Operasi Militer di Iran

Meskipun lemah dari segi kedalaman cerita dan kualitas dialog, komitmen total jajaran aktor dan kru di layar menjadikan film ini sebuah roller coaster aksi yang sangat memuaskan.