Konsulat Jenderal Jepang di Calgary menyiapkan dan membagikan 40 porsi bento sanshoku kepada petugas Kepolisian Calgary Distrik 3 pada 20 Mei lalu.

Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas pelayanan kepolisian terhadap komunitas Jepang serta sarana diplomasi budaya di Kanada.

in1

>>> Argentina Rotasi Pemain Hadapi Austria di Piala Dunia 2026

Pembuatan bento tersebut dipimpin langsung oleh koki residen Keisuke Oyama bersama Konsul Jenderal Takehiko Wajima di dapur konsulat.

Hidangan portable khas Jepang ini diisi dengan nasi, nori, ayam soboro, bayam bumbu wijen, telur orak-arik, dan ayam teriyaki.

Apresiasi Mendalam bagi Petugas Garis Depan

Hubungan persahabatan dengan petugas garis depan memiliki makna mendalam bagi Konsul Jenderal Wajima yang pernah bertugas di New York saat tragedi 9/11 berlangsung.

Pengalaman menyaksikan pengorbanan para petugas penyelamat memicu komitmennya untuk terus menjalin hubungan baik dengan penegak hukum dan petugas pemadam kebakaran.

"Saya menyaksikan begitu banyak petugas pemadam kebakaran dan polisi mengorbankan nyawa mereka untuk menyelamatkan orang, jadi saya sangat ingin melakukan sesuatu untuk mereka yang bertugas," kata Wajima.

>>> Messi Incar Rekor Gol Piala Dunia Saat Argentina Hadapi Austria

Pihak konsulat juga ingin memperkenalkan esensi bento yang sebenarnya kepada masyarakat Kanada, di mana bento dalam budaya Jepang merujuk pada semua jenis makanan bekal yang praktis.

"Kami ingin mereka menikmati bento kami," ujar Wajima.

Analis ekonomi konsulat, Yuuki Ito, menambahkan bahwa konsep bento di negara barat sering kali hanya diidentikkan dengan kotak bersekat atau makunouchi.

"Ini pada dasarnya tentang kenyamanan," kata Ito.

Menurut penjelasannya, makna bento di Jepang jauh lebih luas dan mencakup berbagai jenis bekal sesuai kebutuhan situasional masyarakat.

>>> Bank Sentral Swiss Siap Intervensi Valas Antisipasi Penguatan Franc

"Saat Anda makan siang untuk dibawa, Anda akan mengambil bento. Ini hampir identik dengan kata 'makan siang'," ujar Ito.