Seorang pendaki asal Yaman yang dijuluki manusia laba-laba, Al-Qaqa Ibn Antar (30), tewas setelah terjatuh ke dalam kawah gunung berapi pada Jumat (12/6).

Insiden terjadi saat korban memanjat tebing vertikal tanpa menggunakan peralatan keselamatan di kawah gunung berapi Bendungan Hardah, Provinsi Dhale, Yaman.

in1

>>> Putaran Pertama Babak Grup Piala Dunia 2026 Berakhir, Sejumlah Tim Unggulan Tersendat

Otoritas Pertahanan Sipil setempat merilis rekaman video berdurasi 10 detik yang memperlihatkan detik-detik jatuhnya korban.

Dalam video, korban terlihat bertumpu hanya pada tangan kanannya sementara tangan kiri di udara. Ia kemudian kehilangan cengkeraman dan jatuh ke jurang.

Kawah tersebut memiliki kedalaman mencapai 120 meter. Tim penyelamat yang terdiri dari penyelam dan spesialis air dikerahkan untuk mengevakuasi korban.

Jenazah Al-Qaqa Ibn Antar ditemukan pada kedalaman 30 meter di bawah permukaan air kawah. Operasi pencarian dan penyelamatan berlangsung selama empat jam.

>>> Teach You A Lesson Pertahankan Posisi Puncak Netflix Global

Medan yang sangat curam, berbatu, dan sulit diakses membuat proses evakuasi berjalan kompleks.

Bendungan Hardah atau Haradhat Damt merupakan kawah vulkanik unik di dekat kota Damt. Landmark ini memiliki dinding batu terjal dengan danau belerang panas di dasarnya.

Menanggapi kejadian ini, Otoritas Pertahanan Sipil mengimbau para pendaki dan pencinta olahraga ekstrem untuk selalu mematuhi prosedur keselamatan.

>>> Mantan Pegawai NCS Singapura Dipenjara karena Hapus 180 Server Virtual

Mereka mengeluarkan peringatan keras agar penjelajah menggunakan peralatan pelindung yang layak guna mencegah kecelakaan serupa.