Sutradara Rudi Soedjarwo berkolaborasi dengan Denny Siregar Production dalam film terbaru berjudul Tanah Runtuh.

Film ini mengambil latar konflik bernuansa agama yang melanda Poso, Sulawesi Tengah, pada 1998 hingga 2001.

>>> Buttonscarves dan Nagita Slavina Luncurkan Koleksi Mode Eksklusif

Vino G. Bastian menjadi salah satu pemeran utama.

Karakter sentral lainnya dimainkan oleh dua aktor cilik, Yoan dan Ridho Khaliq.

Kisah berfokus pada dua anak yang kehilangan ibu di tengah situasi kacau. Mereka diperankan oleh Yoan sebagai Kai dan Ridho Khaliq sebagai Ringgo.

Kehati-hatian dalam Penggarapan

Produser dan sutradara menerapkan prinsip kehati-hatian tinggi karena sensitivitas peristiwa yang diangkat.

"Bagaimana cara bikin sebuah peristiwa kerusuhan tetapi tidak membuat orang lain membenci.

Itu kan enggak gampang," ucap Denny Siregar dalam konferensi pers di Kuningan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6).

"Apalagi, di sini, nih, Tanah Runtuh ini, ketika kita bicara Poso, itu pertarungan Islam dan Kristen. Pertarungan agama.

Ini kan enggak mudah," tambahnya.

Tim produksi sepakat mengadopsi sudut pandang dua anak yang kehilangan figur ibu. Karakter Kai dan Ringgo diceritakan terpisah dari ibu mereka yang diperankan Sigi Wimala.

Keputusan melibatkan Ridho Khaliq, anak dengan Down Syndrome, didasari pengamatan mengenai keistimewaan anak-anak tersebut.

>>> Morgan Oey Resmi Jadi Duta Festival Film Indonesia 2026

"Ternyata kita mengetahui bahwa anak Down syndrome itu memang punya sesuatu yang sangat spesial dalam diri mereka.

Anak Down syndrome itu justru tidak mengenal namanya rasa takut," aku Denny.

Denny Siregar mengagumi cara berpikir Ridho yang selalu melihat lingkungan dari kacamata anak-anak. Karakter Ringgo dirancang sebagai sosok yang memberi rasa aman dan mendorong Kai mengatasi ketakutannya.