Di Vietnam, Rusia mempercepat pengerjaan dua unit pembangkit listrik berbasis desain Leningrad serta Pusat Sains dan Teknologi Nuklir.

Rosatom juga baru saja menandatangani perjanjian antar-pemerintah dengan Laos terkait solusi nuklir darat berkapasitas kecil, serta merampungkan kerangka regulasi awal untuk pengadaan PLTN terapung dengan Filipina.

Likhachev memperkirakan total potensi pasar di Asia Tenggara dapat mencakup puluhan unit reaktor kecil dan sedikitnya lima hingga tujuh reaktor berskala gigawatt.

Sebagai bukti rekam jejak di iklim tropis, dia merujuk pada kesuksesan proyek PLTN 1.200 MW di Bangladesh yang saat ini dalam tahap uji coba operasional.

Lebih lanjut, Likhachev menegaskan komitmen kerja sama Rusia dengan negara-negara ASEAN tidak terbatas pada penyediaan pasokan energi listrik semata.

"Dengan semua negara ASEAN, kami memiliki proyek pelatihan personel dan kerja sama dalam penelitian ilmiah.

>>> Pentingnya Memilih Jaringan 4G LTE Saat Pasang GPS Tracker Mobil

Kami juga mendorong kerja sama dalam kompetensi digital, material tingkat lanjut, teknologi manufaktur aditif dan kedokteran nuklir," ujar Likhachev.