>>> Indeks Dolar AS Menguat ke Level 100 Imbas Prospek Suku Bunga

Ketika menerima diagnosis gangguan bipolar, sebenarnya saya merasa sudah mengetahuinya sejak beberapa tahun terakhir," ujar Lil Nas X.

"Namun, saya enggan mengakuinya karena tidak ingin bergantung pada obat-obatan dan khawatir orang-orang akan memandang saya berbeda," lanjutnya.

Lil Nas X merasakan bahwa diagnosis tersebut membuat beban hidupnya terasa sangat ekstrem karena identitas yang melekat pada dirinya.

"Maksud saya, posisi saya saat ini sudah menjadi seorang pria kulit hitam dan gay. Rasanya seperti, ‘Ya Tuhan, cobaan apa lagi ini?’

Kulit hitam, gay, dan bipolar?" tuturnya.

Kini, kondisinya berangsur membaik berkat bantuan rutin dari tenaga profesional. Ia tidak lagi merasa ketakutan dan mulai bisa menikmati hidupnya kembali.

Mengenai rencana peluncuran karya terbarunya, ia menyatakan antusiasme yang tinggi meski belum bisa membagikan seluruh detailnya kepada publik.

"Saya ingin memberi tahu kalian bahwa ada karya baru yang sedang dipersiapkan. Saya memang belum bisa membagikan semuanya saat ini, tetapi saya sangat bersemangat untuk itu," jelasnya.

Sebagai penutup, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada para penggemar yang senantiasa memberikan dukungan moral selama dirinya melewati masa-masa sulit.

"Terima kasih karena selalu mendukung saya selama ini. Saya sangat menyayangi kalian.

>>> Umat Islam Bersiap Laksanakan Puasa Asyura dan Tasua Juni 2026

Harapan saya saat ini hanyalah terus berusaha untuk membuat kalian dan diri saya sendiri bangga. Jadi, mari kita melangkah, dreamboy," pungkasnya.