Paola Serena Disorot Usai Foto dengan Pria Berkebaya di Perayaan Tahun Baru Jawa, Rahadian Balas Kritik Netizen

Paola Serena menjadi perbincangan di media sosial setelah mengunggah foto bersama seorang teman laki-laki yang mengenakan kebaya saat mengikuti rangkaian perayaan penyambutan Tahun Baru Jawa di Pura Mangkunegaran.

Unggahan tersebut memicu beragam tanggapan. Sebagian warganet mempertanyakan pilihan busana yang dikenakan teman Paola dalam acara budaya yang identik dengan aturan adat tertentu.

Menanggapi kritik yang muncul, Paola menegaskan bahwa pakaian yang dikenakan temannya tidak menjadi persoalan bagi pihak penyelenggara kegiatan.

"Yang punya acara memperbolehkan," tulis Paola saat menjawab komentar yang mempertanyakan penampilan rekannya.

Teman yang dimaksud diketahui bernama Rahadian M. Saputra. Ia juga ikut merespons gelombang komentar yang datang kepadanya melalui media sosial.

Rahadian menolak anggapan bahwa kebaya hanya dapat dikenakan oleh perempuan. Menurutnya, pakaian tidak memiliki jenis kelamin sehingga siapa pun berhak mengenakannya.

>>> BPI Danantara Konsolidasikan Perusahaan Asuransi BUMN Mulai Juli 2026

Pernyataan tersebut justru memancing perdebatan yang lebih luas. Sejumlah netizen kemudian membagikan informasi mengenai tata cara pelaksanaan Kirab 1 Sura Be 1960 yang memuat ketentuan busana peserta.


Paola|Instagram|

Dalam aturan yang beredar, peserta laki-laki dan perempuan disebut memiliki ketentuan pakaian yang berbeda saat mengikuti kirab menyambut Tahun Baru Jawa. Warganet yang menyoroti unggahan tersebut menilai aturan itu menjadi bagian dari pakem yang selama ini diterapkan dalam kegiatan adat.

Perdebatan pun terus berlangsung di kolom komentar. Sebagian pengguna media sosial menilai pakaian merupakan bagian dari ekspresi pribadi, sementara yang lain berpendapat aturan busana dalam tradisi budaya perlu dihormati sesuai ketentuan yang berlaku pada acara tersebut.