Hyundai memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik China dengan menghadirkan model terbaru, Ioniq V. Sedan fastback hasil kemitraan Beijing Hyundai ini dijadwalkan meluncur pada 2026.

Informasi dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) menyebutkan Ioniq V akan tersedia dalam dua varian baterai lithium ferro phosphate (LFP) yang dipasok oleh CATL.

>>> Pembaruan Juni 2026 Mulai Hadir untuk Galaxy S24 Series

Dua Varian Baterai dan Jarak Tempuh

Varian standar menggunakan baterai 53,5 kWh dengan motor listrik 140 kW (188 hp). Jarak tempuhnya mencapai 520–540 kilometer berdasarkan standar CLTC.

Bobot baterai varian standar 395 kg, sementara berat total kendaraan berkisar 1.707–1.737 kg tergantung spesifikasi.

Varian long-range mengandalkan baterai 66,8 kWh dari CATL dengan motor 168 kW (225 hp). Jarak tempuhnya mencapai 620–650 kilometer.

Bobot baterai varian ini 465 kg, dengan berat total mobil 1.782–1.808 kg.

Hyundai juga dilaporkan menyiapkan varian Extended Range Electric Vehicle (EREV) untuk melengkapi lini Ioniq V di masa depan.

>>> Polisi Vietnam Selamatkan 400 Kucing Peliharaan dari Perdagangan Daging

Desain Fastback dan Teknologi Modern

Ioniq V memiliki panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.470 mm, dan wheelbase 2.900 mm.

Desain fastback aerodinamis dengan garis kap yang mengalir ke kaca depan menciptakan siluet ramping.

Eksterior dipertegas dengan lampu depan split headlamp dan gagang pintu semi-tersembunyi untuk efisiensi aerodinamika.

Di dalam kabin, terdapat layar ganda 27 inci sebagai pusat kendali. Sistem bantuan mengemudi canggih dari Momenta turut dipasang untuk keselamatan.

>>> Cara Cek PIP 2026 Secara Online Lewat HP, Mudah dan Praktis

Sistem kelistrikan menggunakan arsitektur 800 volt yang memungkinkan pengisian daya baterai lebih cepat dibandingkan sistem tegangan rendah.