Market berpotensi merespons sangat positif pada skenario ini," paparnya.

Kedua, skenario positif. Pembekuan dipertahankan, tapi disertai tone positif terkait keterbukaan dan transparansi data kepemilikan.

Penggerak market pada skenario ini adalah tone tersebut, bukan headline "pembekuan dipertahankan" (yang identik dengan skenario netral di bawah).

"Status emerging market kemungkinan tetap dipertahankan pada 23 Juni 2026, dan pasar berpotensi merespons cenderung positif," sambung Edi.

Ketiga, skenario netral–negatif. Pembekuan dipertahankan dan review diperpanjang, tanpa tone positif terkait keterbukaan data tambahan (status quo).

Dalam kondisi ini, pengumuman 23 Juni 2026 cenderung menjadi non-event, dan respons pasar diperkirakan netral hingga sedikit negatif.

Keempat, sebagai worst-case (bukan base case). MSCI memutuskan untuk men-downgrade Indonesia ke frontier watchlist.

Skenario ini kemungkinan akan terlebih dahulu tercermin dari tone negatif dalam pengumuman pada 18 Juni 2026, bukan kejutan pada pengumuman 23 Juni 2026.

>>> Pimpinan MPR Minta ESDM Perkuat Anggaran EBT di 2027

"Namun, mengingat perkembangan reformasi dan transparansi data sejauh ini, kami menilai skenario ini memiliki probabilitas yang rendah," pungkas Edi.