Pelatih timnas Panama, Thomas Christiansen, menyebut kekalahan 0-1 dari Ghana pada laga Grup L Piala Dunia 2026 sebagai hasil yang menyakitkan.

Pertandingan berlangsung di Stadion BMO Field, Toronto, Kanada, pada Kamis WIB.

>>> DuPont Hadirkan Inovasi Tyvek® Terbaru di Safe@Work 2026 Thailand

Menurut Christiansen, Panama seharusnya bisa meraih hasil lebih baik setelah tampil dominan sepanjang laga.

"Kami bermain sangat baik pada babak pertama dan mampu mengendalikan permainan melawan Ghana," kata Christiansen dalam laman FIFA usai pertandingan.

Ia menjelaskan, timnya menunjukkan performa menjanjikan, tetapi kehilangan fokus pada momen krusial yang dimanfaatkan Ghana untuk mencetak gol kemenangan.

Gol tunggal Ghana tercipta pada injury time babak kedua, tepatnya menit ke-90+5.

Serangan balik cepat yang dibangun Brandon Thomas-Asante diselesaikan dengan baik oleh Caleb Yirenkyi untuk menaklukkan pertahanan Panama.

>>> Persita Tangerang Lepas 13 Pemain Jelang Musim 2026/2027

Meski kecewa, Christiansen meminta para pemain tetap menegakkan kepala dan fokus pada dua laga berikutnya.

Pelatih asal Denmark itu menegaskan, Panama akan berjuang maksimal untuk bisa lolos ke fase gugur.

Ia mengakui, ujian selanjutnya akan lebih berat karena Kroasia dan Inggris merupakan langganan putaran final Piala Dunia dan lebih diunggulkan.

Kekalahan tipis ini membuat peluang Panama lolos ke babak berikutnya semakin berat.

>>> Vivo Siap Luncurkan Ponsel Lipat Premium X Fold 6 Akhir Juni

Sementara itu, hasil ini menjadi modal berharga bagi Ghana untuk menghadapi laga berikutnya melawan Inggris.