Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar masa tunggu keberangkatan haji dipangkas lagi.

Perintah ini disampaikan dalam pertemuan dengan Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji 2026 DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal di Hambalang, Bogor, Rabu.

>>> Portugal Hadapi Kongo pada Laga Perdana Piala Dunia 2026

Cucun mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian serius terhadap panjangnya antrean haji di Indonesia. Di sejumlah daerah, masa tunggu masih mencapai 30 hingga 40 tahun.

"Presiden ingin agar antrean ibadah haji yang saat ini hampir mencapai 30 hingga 40 tahun dapat ditekan menjadi sekitar 26 tahun.

Bahkan beliau menekankan agar upaya percepatan terus dilakukan sehingga masa tunggu bisa lebih pendek lagi," kata Cucun dalam keterangan tertulisnya.

Perbaikan Layanan Haji

Dalam pertemuan tersebut, Cucun melaporkan berbagai perbaikan pada mekanisme pemberangkatan dan keimigrasian. Langkah ini dinilai semakin efektif dalam mengantisipasi keberangkatan jamaah haji ilegal.

Ia juga menyampaikan bahwa sekitar 17 ribu jamaah haji reguler pada musim haji tahun ini merasakan fasilitas penginapan hotel berbintang lima yang dekat dengan Masjidil Haram.

>>> Kongo Tahan Imbang Portugal 1-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

"Kami mendengar langsung testimoni para jamaah yang merasa sangat bersyukur karena tidak pernah membayangkan bisa melaksanakan ibadah haji dengan fasilitas hotel yang sangat baik, nyaman, dan dekat dengan tempat ibadah," ujarnya.

Kualitas layanan konsumsi bagi jamaah juga mengalami peningkatan.

Jika sebelumnya menu makanan kerap dikeluhkan monoton, kini variasi menu semakin beragam berkat penguatan kontrak layanan antara Kementerian Haji dengan para syarikah penyedia layanan.

Atas hal itu, Presiden meminta seluruh capaian positif dipertahankan dan ditingkatkan. Sedangkan kekurangan yang masih ditemukan harus segera dibenahi agar pelayanan kepada jamaah semakin optimal.

Cucun menegaskan bahwa Presiden menekankan kunci utama keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji terletak pada kuatnya komunikasi dan koordinasi lintas sektor.

>>> Astagfirullah! Merangkai Kisah Indah Tersalip Arisan, Inilah Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 18 Juni 2026

"Modal utama dalam penyelenggaraan ibadah haji adalah komunikasi dan koordinasi lintas sektor," kata Wakil Ketua DPR RI itu.