Kemenangan Argentina atas Aljazair di laga pembuka Piala Dunia 2026 diwarnai kontroversi. Lionel Messi menjadi sorotan setelah mencetak tiga gol yang membawa timnya menang 3-0.

Namun, performa gemilang sang kapten justru menuai kritik tajam dari kubu lawan. Sejumlah media Aljazair menilai Messi seharusnya dikeluarkan dari lapangan karena melakukan pelanggaran keras.

>>> PT HM Sampoerna Tbk Buka Lowongan Kerja Juni 2026, Ini Posisi dan Syaratnya

Insiden terjadi saat Messi melakukan tekel terhadap bek Aljazair, Aïssa Mandi. Wasit Szymon Marciniak yang memimpin pertandingan tidak memberikan kartu kepada Messi, meskipun pelanggaran dinilai cukup fatal.

Media Aljazair, La Patrie News, mengkritik keputusan wasit tersebut. "Aïssa Mandi jatuh kesakitan, korban tekel dengan sepatu bertabur kancing dari Lionel Messi," tulis editorial mereka.

Kritik lebih keras datang dari TSA Sport yang menyebut keputusan itu sebagai sebuah keganjilan.

>>> The Fed Tahan Suku Bunga, Sinyalkan Potensi Kenaikan

"Skandal perwasitan mengguncang laga Aljazair vs Argentina… Lionel Messi melakukan tindakan keras terhadap Aissa Mandi, namun tidak ada kartu yang diberikan," tulis laporan tersebut.

Insiden ini memicu perdebatan luas di media sosial. Banyak penggemar sepak bola menyayangkan luputnya pelanggaran tersebut dari pengamatan wasit maupun VAR.

>>> Pemain Pokémon Champions Bisa Klaim Hadiah Gratis Juni 2026

Para pendukung menilai pelanggaran berat itu berpotensi menyebabkan cedera serius bagi Mandi. Di sisi lain, sebagian penggemar Messi mengakui bahwa keputusan wasit kali ini menguntungkan penyerang Argentina tersebut.