Kapten tim nasional Argentina Lionel Messi lolos dari hukuman kartu merah setelah melakukan tekel keras terhadap bek Aljazair Issa Mandi pada pertandingan Rabu (17/6/2026).

Keputusan itu kini memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat sepak bola.

>>> Kebijakan Jeda Minum Wajib di Piala Dunia 2026 Tuai Protes

Laga tersebut berakhir dengan kemenangan telak tim Tango 3-0 yang diwarnai torehan tiga gol "hat-trick" dari Messi.

Hasil itu sekaligus mengantarkannya ke puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen sejajar dengan Miroslav Klose.

Namun, sorotan tertuju pada momen ketika Messi menghantam kaki Issa Mandi saat Argentina baru unggul satu gol.

Wasit lapangan Simon Marciniak hanya menyatakan itu sebagai pelanggaran biasa tanpa mengeluarkan kartu.

Wasit video Tomasz Kwiatkowski juga memilih tidak mengintervensi keputusan tersebut. Mantan wasit Inggris Andy Davies memberikan pandangan kritis melalui jaringan ESPN Amerika.

"Tindakan Messi tidak perlu, dan dia sangat beruntung tidak langsung diusir," kata Davies.

>>> iHeartRadio Siarkan Gratis Seluruh Laga Portugal di Piala Dunia 2026

Ia menjelaskan bahwa hantaman paku sepatu ke area betis lawan dari arah belakang dengan intensitas tertentu sudah memenuhi kriteria pelanggaran berat.

"Saat melakukan tekel dari belakang dengan adanya gesekan paku sepatu pada betis dan dengan tingkat kekuatan tertentu, hukuman yang tepat adalah kartu merah langsung," ujar Davies.

Regulasi permainan menegaskan bahwa faktor kesengajaan atau niat tidak memengaruhi penilaian wasit atas tingkat bahaya pelanggaran fisik.

"Menurut saya, Messi beruntung karena insiden ini layak mendapat kartu merah langsung," tambah Davies.

Davies juga menyoroti kerugian besar yang bisa menimpa Argentina di fase grup jika Messi dijatuhi hukuman larangan bertanding.

>>> Virgin Atlantic Hadirkan Siaran Langsung Olahraga di Pesawat Lewat Sport 24

"Pengusiran Messi berpotensi berdampak pada sisa perjalanan Argentina di babak penyisihan grup, karena ia kemungkinan akan diskorsing setidaknya satu pertandingan," pungkasnya.