Cristiano Ronaldo dan seluruh skuad tim nasional Portugal memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang rekan setim mereka, Diogo Jota, di Houston.

Penghormatan ini dilakukan menjelang pertandingan melawan Republik Demokratik Kongo pada Rabu, 17 Juni 2026, bertepatan dengan mendekati satu tahun meninggalnya sang penyerang.

>>> FIFA Copot Logo Sponsor Non-Resmi di Stadion Piala Dunia 2026

Seluruh pemain Portugal mengenakan gelang khusus berwarna bendera nasional untuk menjaga memori mantan pemain Liverpool tersebut tetap hidup.

Jota Jadi Pemain Kehormatan di Piala Dunia

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, bahkan mendaftarkan nama Jota sebagai pemain kehormatan dalam skuad resmi Piala Dunia tahun ini.

"The final list includes 27 names plus one. To lose Diogo Jota was an unforgettable moment and a very difficult moment.

But the next day it was a responsibility for all of us to fight for Diogo Jota’s dream and for the example that he was in our national team," kata Martinez.

>>> Portugal Gagal Menang Lawan DR Kongo di Piala Dunia 2026

"The spirit, the strength, the example of Diogo Jota, the plus one. He will be the plus one forever," tambahnya.

Jota meninggal dunia pada usia 28 tahun dalam kecelakaan mobil di Spanyol pada 3 Juli 2025, hanya dua bulan setelah membawa Liverpool menjuarai Liga Utama Inggris.

Kecelakaan maut terjadi saat Jota mengendarai Lamborghini bersama adiknya, Andre Silva (25), yang juga meninggal dunia. Sang adik bermain untuk klub Portugal, FC Penafiel.

Sebelum insiden, Jota baru saja menikah beberapa minggu setelah merayakan gelar juara bersama Liverpool.

>>> Tiket Portugal vs Uzbekistan Piala Dunia 2026 Mulai Dijual, Harga Termurah Rp 22 Juta

Ia meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak, dengan anak bungsu baru berusia satu tahun saat peristiwa itu terjadi.