Tim nasional Kroasia bersiap menghadapi Inggris dalam laga pembuka Grup L Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Texas, pada Kamis, 18 Juni 2026.

Pertandingan ini menjadi pembuktian bagi kapten Kroasia, Luka Modric, yang kini menginjak usia 40 tahun dan bersiap mencatatkan penampilan ke-200 bersama negaranya.

>>> Ivan Perisic Cetak Enam Gol Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Gelandang AC Milan tersebut menegaskan bahwa modal pengalaman dan mentalitas juara yang dimiliki Kroasia membuat mereka tidak perlu merasa terintimidasi oleh skuad Tiga Singa.

"We respect everyone, but we're not afraid of anyone. Now it's up to us to prove it on the pitch.

We want to make all Croatians proud," kata Modric seperti dikutip dari Goal.

Kroasia memiliki rekam jejak impresif dengan menjadi runner-up Piala Dunia 2018 dan meraih peringkat ketiga pada edisi 2022 lewat kekuatan persatuan tim.

"The greatest strength of Croatia in recent editions of the World Cup has always been unity, and it must be like that this time as well," ujar Modric.

Panggung Terakhir Modric

Turnamen di Amerika Utara ini diprediksi menjadi panggung internasional terakhir bagi mantan bintang Real Madrid tersebut sebelum memutuskan pensiun.

"We are not here to participate, to act as an extra. When the group is compact, we can compete with anyone," tutur Modric.

Meskipun masa depannya di AC Milan masih menyisakan opsi perpanjangan kontrak satu tahun, Modric memilih mengabaikan spekulasi tersebut demi fokus penuh pada tim nasional.

"I'm focused exclusively on the tournament because I want to help the team in the best possible way," kata pemenang Ballon d'Or 2018 itu.