Gelandang Timnas Spanyol Mikel Merino meminta seluruh anggota tim untuk tetap tenang dan menjaga kesolidan setelah meraih hasil imbang tanpa gol yang mengejutkan saat melawan Tanjung Verde pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta, Senin (15/6/2026).

Hasil tersebut memicu sorotan tajam bagi skuad asuhan Luis de la Fuente, mengingat Spanyol merupakan salah satu tim favorit, sementara Tanjung Verde adalah negara kepulauan kecil di Afrika.

>>> Manchester City Dekati Transfer Elliot Anderson Senilai 120 Juta Poundsterling

Berbicara dalam konferensi pers di Chattanooga, Tennessee, pada Selasa (16/6/2026), Merino mengingatkan situasi serupa pernah dialami tim besar lain yang tetap berujung sukses.

"Kami harus melihat sisi positif. Banyak kisah indah yang tidak memiliki awal yang baik.

Juara dunia terakhir mulai dengan kalah dari Arab Saudi pada 2022 dan akhirnya menang.

Masih awal, masih ada ruang untuk perbaikan dan kami akan mencoba melakukannya," kata Mikel Merino seperti dilansir dari ESPN Deportes.

Merino juga membeberkan kondisi internal ruang ganti Spanyol yang tetap harmonis dan berupaya bangkit pascakecewaan di laga perdana tersebut.

"Di saat mudah sangat mudah bicara soal keluarga, tapi ketika ada hambatan itulah saatnya harus muncul.

Dalam beberapa jam terakhir saya melihat tim bersatu, ingin maju, dengan harapan," ujar Mikel Merino.

Gelandang asal klub Arsenal ini menambahkan bahwa sang pelatih juga tidak terpengaruh oleh tekanan luar akibat hasil imbang tersebut.

"Dia tenang, dia tahu ini bukan bagaimana memulainya melainkan bagaimana mengakhirinya. Jika ada sesuatu yang tidak baik bagi kami, itu adalah kepanikan," tutur Mikel Merino.

Perpaduan Pemain Muda dan Senior