Merino menilai jeda tersebut bisa menguntungkan strategi lawan karena menghentikan momentum permainan timnya.

"Pertandingan melambat, semuanya lebih bisa diprediksi. Dampaknya sangat besar, pelatih bisa melakukan penyesuaian dan mengubah dinamika.

Kami juga harus beradaptasi dengan itu," keluh Mikel Merino.

Berdasarkan laporan Reuters, Merino mengakui setiap pemain memiliki cara tersendiri untuk mengalihkan pikiran dari kekecewaan akibat gagal meraih poin penuh.

"Seperti di pertandingan mana pun saat hal-hal tidak berjalan seperti yang diinginkan, masing-masing menghadapi kekecewaan dengan caranya sendiri, ada yang menonton ulang pertandingan dan ada yang memikirkan hal lain.

Kami harus mengatasi kekecewaan karena tidak mendapatkan tiga poin, yang penting pulih dan fokus pada pertandingan berikutnya," jelas Mikel Merino kepada Reuters.

Ia mengingatkan bahwa situasi tertekan akibat kritik media maupun publik bukanlah hal baru bagi sebagian besar pemain di dalam skuad.

"Kami sudah pernah mengalami kebisingan seperti ini sebelumnya dan kami menanganinya dengan cara yang sama, kami tetap rendah hati, tapi kami tahu kami adalah tim yang bagus.

Kami bisa meningkat, kami harus tetap tenang, ini saatnya menjaga ketenangan," tegas Mikel Merino.

Terkait evaluasi taktik, Merino menyerahkan sepenuhnya kepada tim analisis untuk membedah kekurangan tim saat gagal menembus pertahanan Tanjung Verde.

>>> Google Resmi Luncurkan Android 17 Stabil untuk Pixel, Ini Daftar Perangkat

"Pelatih dan analis harus mengidentifikasi masalah dan memberi tahu kami apa yang bisa dilakukan lebih baik.

Kami melakukan otokritik bahkan saat menang, selalu ada ruang untuk perbaikan," ucap Mikel Merino.

Merino optimistis ketahanan mental rekan-rekannya tidak goyah dan semua pemain memiliki motivasi tinggi untuk segera membenahi performa.