Bank sentral AS diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.

Data Bank of America Institute menunjukkan struktur keuangan konsumen masih aman tanpa tanda-tanda ketergantungan pada utang. Namun, beberapa konsumen mulai lebih sering berbelanja untuk mencari barang murah.

Penjualan ritel inti (tidak termasuk mobil, bensin, bahan bangunan, dan layanan makanan) naik 0,7% pada Mei, lebih tinggi dari 0,5% di April.

Komponen ini menjadi acuan perhitungan belanja konsumen dalam PDB.

Kepala Ekonom AS Pantheon Macroeconomics Samuel Tombs menyatakan konsumsi kembali mendapatkan momentum selama musim semi, tetapi euforia dari pengembalian pajak akan segera mereda.

Tingkat tabungan masyarakat pada April mencapai level terendah dalam empat tahun.

Konsumsi rumah tangga memasok lebih dari dua pertiga PDB AS.

>>> Portugal vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Rúben Dias Absen

Data Federal Reserve Atlanta memproyeksikan ekonomi AS tumbuh 2,8% secara tahunan pada kuartal II, naik dari 1,6% pada kuartal sebelumnya.