Borneo FC Samarinda melakukan perombakan skuad secara besar-besaran menjelang kompetisi musim 2026/2027.

Klub berjuluk Pesut Etam itu melepas 15 pemain sekaligus setelah gagal meraih gelar juara musim lalu.

>>> Lionel Messi Cetak Hat-trick dan Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

Perubahan tidak hanya terjadi di sektor pemain, tetapi juga di jajaran pelatih. Pelatih kepala Fabio Lefundes bersama sejumlah stafnya resmi berpisah dengan Borneo FC setelah kompetisi berakhir.

Langkah evaluasi total ini mengejutkan mengingat performa impresif tim asal Samarinda sepanjang musim lalu. Borneo FC menjadi pesaing terkuat Persib Bandung dalam perebutan trofi hingga pekan terakhir.

Di klasemen akhir, Borneo FC dan Persib sama-sama mengoleksi 79 poin.

Namun, Pesut Etam harus puas di posisi runner-up karena kalah catatan head-to-head dari Maung Bandung, setelah menelan satu kekalahan dan satu hasil imbang.

Nadeo Arga Winata Bertahan

Gelombang kepergian pemain dan pelatih ditanggapi tenang oleh penjaga gawang utama Borneo FC, Nadeo Arga Winata.

Kiper Timnas Indonesia itu menilai dinamika transfer adalah hal lumrah dalam sepak bola profesional.

"Di dalam sepak bola itu hal yang normal. Pemain datang dan pergi, dan sebagai pemain kita harus siap dengan kemungkinan itu.

Kebetulan dalam beberapa tahun terakhir Borneo FC memang selalu seperti itu, jadi sudah cukup biasa," kata Nadeo.

>>> Kemensos Salurkan PKH dan BPNT Juni 2026 Berbasis DTSEN

Meski terjadi eksodus besar-besaran, Nadeo menegaskan komitmennya untuk tetap bertahan di Samarinda.

Penjaga gawang berusia 29 tahun itu mengungkapkan bahwa kestabilan manajemen dan jaminan menit bermain reguler menjadi faktor krusial.

Keseriusan pihak klub dalam mempertahankan jasanya menjadi alasan utama ia bersedia memperpanjang kontrak. "Sudah jelas berarti saat ini hanya Borneo FC yang benar-benar serius menginginkan saya.

Tawaran dari klub lain memang ada, tetapi mungkin negosiasinya belum mencapai kesepakatan," ungkapnya.

Setelah memastikan masa depannya bersama Pesut Etam, mantan kiper Bali United ini mengusung optimisme tinggi untuk mengarungi kompetisi baru.

Nadeo berambisi memutus tren posisi kedua yang diraih klub dalam dua musim beruntun.

"Pastinya bisa mencapai target yang sudah ditetapkan tim maupun target pribadi. Bermain lebih maksimal, lebih baik, dan bertanggung jawab dalam setiap pertandingan yang dipercayakan kepada saya.

>>> Yadea Hadirkan Motor Listrik dan Program Interaktif di PRJ 2026

Tentu menjadi sebuah kebanggaan jika nanti bisa membawa Borneo FC menjadi juara. Aamiin," kata Nadeo.