Persiapan Timnas Korea Selatan menuju Piala Dunia 2026 diwarnai aksi boikot terhadap awak media dari negaranya sendiri.

Keputusan ini diambil setelah kapten tim, Son Heung-min, menjadi sasaran cemoohan oknum wartawan saat pemusatan latihan di Guadalajara, Meksiko.

>>> Cara Cek Bansos BPNT 2026 Lewat HP dan Syarat Penerimanya

Konflik bermula pada 7 Juni ketika rekaman audio percakapan beberapa media Korea Selatan bocor ke media sosial.

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara pria yang mengkritik gaya berlari Son Heung-min saat memimpin rekan-rekannya di lapangan.

"Apakah kamu berlari seperti pemimpin peleton hanya karena kamu kapten? Dia berlari seolah-olah sedang di militer," kata suara pria dalam video tersebut.

Pernyataan itu kemudian ditimpali oleh suara pria lain yang berada di lokasi yang sama dengan umpatan terkait militer.

Son Heung-min sebenarnya telah mendapatkan pengecualian wajib militer secara penuh setelah membawa Korea Selatan meraih medali emas Piala Asia 2018 di Indonesia.

Pemain Tottenham Hotspur itu hanya perlu menjalani latihan dasar selama tiga pekan, bukan 21 bulan seperti warga negara lainnya.

>>> Pemerintah Siap Luncurkan Portal Perlindungan Sosial Nasional Oktober 2026

Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) menyatakan bahwa pihak media terkait telah menyampaikan permohonan maaf kepada Son Heung-min.

Kendati demikian, seluruh pemain tetap memutuskan untuk melakukan boikot total terhadap media.

Dampak aksi mogok bicara ini juga berimbas pada jurnalis internasional. Para pemain menolak memberikan keterangan dan melewati area mixed zone tanpa wawancara.

KFA secara resmi menyatakan penyesalan mendalam atas insiden yang mencederai keharmonisan tim di tengah persiapan ajang krusial.

"Kami menyampaikan penyesalan atas pernyataan yang tidak pantas yang dibuat oleh beberapa awak media selama latihan tim nasional di kamp pelatihan Guadalajara," tulis pernyataan KFA.

Buntut dari peristiwa ini, kepala tim media KFA dilaporkan telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.

>>> BPS Mulai Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026 Secara Serentak

Sejauh ini, belum ada informasi resmi mengenai batas waktu pencabutan boikot terhadap media Korea Selatan tersebut.