Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menyatakan optimisme bahwa investor asing akan segera kembali menanamkan modal di pasar saham Indonesia.

Hal ini seiring tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pada Rabu (17/6/2026).

>>> IHSG Anjlok 1 Persen Setelah Sempat Menguat di Sesi Pagi

Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami lonjakan signifikan, aksi jual oleh investor global masih terjadi.

Data perdagangan sepekan terakhir menunjukkan IHSG menguat 7,92 persen, namun mencatatkan penjualan bersih asing (net foreign sell) mencapai Rp 5,64 triliun.

Sentimen Positif dari Rekonsiliasi Politik

Anggota DEN Firman Hidayat menjelaskan bahwa rekonsiliasi politik antara AS dan Iran menjadi sentimen utama yang dianalisis pelaku pasar global.

"Mungkin dalam waktu dekat ya efek dampak perang yang akan selesai, ini pasti akan juga jadi pertimbangan utama mereka," ungkap Firman di kantor Kementerian PPN/Bappenas, Rabu (17/6/2026).

>>> J-Hope BTS Pakai Vest Pertamina Enduro VR46 Saat Konser di Busan

Langkah peninjauan kembali terhadap sejumlah program domestik seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) juga diklaim pemerintah memberikan dampak positif.

"Saya kira sinyal ini akan menjadi sinyal yang sangat positif di mata investor dan mereka saya yakin pelan-pelan akan masuk," jelasnya.

Firman menambahkan bahwa saat ini aliran modal asing masih tertahan karena investor menantikan rilis resmi hasil tinjauan pasar dari lembaga pemeringkat internasional.

>>> Rutan Cipinang Ajak Warga Binaan Teladani Semangat Galungan

"Sekarang belum masuk karena kan mereka lagi nungguin tuh S&P, MSCI, ada pengumuman gitu kan. Tapi setelahnya saya optimis mereka akan kembali masuk ke Indonesia," pungkasnya.