Spesimen yang terpantau di Palung Tonga ditemukan berenang pada kedalaman sekitar 1.997 meter, 700 meter lebih dalam dibandingkan seluruh catatan penemuan hiu goblin sebelumnya.

"Dalam ekspedisi tersebut, kami mengambil rekaman terus-menerus lebih dari 50 hari pada kedalaman antara 800 hingga 10.800 meter dan pengamatan ini hanya berlangsung sedikit lebih dari 20 detik.

Ini bukti nyata betapa sulit menjumpai spesies ini, serta betapa istimewanya mendapat dua penampakan sekaligus dalam studi yang sama," tambahnya.

Pengamatan di Palung Tonga berlangsung pada Agustus 2024, sementara dokumentasi di Pulau Jarvis dilakukan lebih awal yaitu pada Juli 2019.

Hiu yang berada di Palung Tonga diperkirakan berjenis kelamin betina yang sedang bergerak menyusuri lereng bagian utara.

Sementara itu, hiu goblin yang terpantau di Pulau Jarvis merupakan individu jantan dengan panjang tubuh melewati 3,4 meter dan diperkirakan telah berumur lebih dari 51 tahun.

Hiu jantan ini terekam kamera sedang melintas di atas gunung bawah laut.

>>> Gubernur Jawa Tengah Coret Peserta SPMB 2026 Jalur Titipan

"Penemuan baru seperti ini membuktikan masih ada begitu banyak hal yang belum tereksplorasi di lautan dalam kita," ujar penulis utama studi, Aaron Judah, mahasiswa program doktoral bidang oseanografi biologi di University of Hawaii.