Mengenal Lili Laut, Spesies Purba yang Hidup Jauh Sebelum Dinosaurus
Lili laut atau crinoid merupakan salah satu makhluk hidup purba yang telah menghuni bumi jauh sebelum era dinosaurus dimulai.
Hewan yang dikenal dengan sebutan lili laut ini telah ada sejak 500 juta tahun lalu dan kerap dijuluki sebagai fosil hidup oleh para ilmuwan.
>>> Sarwendah Ingin Drama dengan Ruben Selesai: Saya Lagi Cari Duit Halal
Meskipun penampakannya menyerupai tanaman yang bergoyang di dasar laut, crinoid merupakan seekor hewan sejati.
Organisme ini memiliki sebaran habitat yang sangat luas, mulai dari kawasan terumbu karang yang dangkal, dasar laut berpasir, hingga wilayah palung laut yang dalam.
Catatan fosil menunjukkan bahwa crinoid pertama kali muncul pada era Kambrium Tengah, sekitar setengah miliar tahun silam.
Garis waktu tersebut menempatkan lili laut hidup sekitar 300 juta tahun lebih awal sebelum kemunculan dinosaurus di muka bumi.
Para peneliti telah mendeskripsikan lebih dari 5.000 spesies fosil lili laut, yang membuktikan keragaman tinggi mereka di masa lampau.
Untuk saat ini, jumlah spesies yang diperkirakan masih bertahan hidup adalah sekitar 650 spesies.
Lili laut berada dalam satu kekerabatan dengan bintang laut, landak laut, bintang rapuh, dan teripang.
Kelompok hewan tersebut membentuk sebuah cabang utama dalam kerajaan hewan yang dinamakan echinodermata.
>>> Investasi AI Raksasa Teknologi Picu Gelombang PHK Massal Karyawan
Walaupun bentuknya mirip flora, lili laut adalah hewan utuh yang dibekali sistem saraf serta sistem pencernaan.
Keberadaan mereka bahkan lebih tua daripada jenis tumbuhan darat apa pun, sehingga bentuk flora darat yang sebenarnya menyerupai lili laut.
Struktur Tubuh dan Peran Ekologis
Lili laut memiliki tampilan fisik yang berwarna-warni dengan bagian tubuh kecil yang berbentuk seperti cakram.
Tubuh tersebut dilengkapi oleh lengan panjang menyerupai bulu serta bagian kaki kecil beruas yang disebut cirri.
Satwa unik ini memegang peran ekologis yang krusial di ekosistem perairan dengan cara mendaur ulang nutrisi di wilayah dasar laut.
Keberadaannya juga menjadi tempat bernaung bagi beragam jenis ikan kecil serta hewan invertebrata lainnya.
Bagian kaki mereka dilapisi oleh ratusan kaki tabung berukuran mikro yang diselimuti oleh lendir lengket untuk menangkap partikel makanan yang melintas.
>>> Nvidia Luncurkan Superchip RTX Spark untuk Laptop Windows di Computex
Lili laut memiliki sistem saluran internal unik yang berfungsi mengalirkan makanan dari lengan langsung menuju ke perut.
Update Terbaru
Tom Cruise Berubah Jadi Kakek-Kakek, Transformasi Ekstrem Bikin Pangling
Jumat / 17-07-2026, 19:49 WIB
Ramai Tren 'Boy Sober', Wanita Kini Pilih Stop Pacaran & Seks
Jumat / 17-07-2026, 19:49 WIB
Wang Zhiyi Kalahkan Putri Kusuma Wardani di Perempat Final Japan Open 2026
Jumat / 17-07-2026, 19:36 WIB
Craig Melvin Bicara soal Penyusup 'TODAY' Show Sehari Setelah Insiden
Jumat / 17-07-2026, 19:35 WIB
Hasil SEA V Cup: Indonesia Gebuk Filipina 3-0, Lolos ke Semifinal
Jumat / 17-07-2026, 19:35 WIB
Prabowo Sindir Ramalan Indonesia Collapse: Ini Udah Juli
Jumat / 17-07-2026, 19:35 WIB
Update KM Nurul Salsa Tenggelam: 78 Penumpang, 25 Masih Hilang
Jumat / 17-07-2026, 19:35 WIB
Fans Inggris Murka, Enzo Fernandez Hapus Unggahan yang Diduga Sindiran Piala Dunia
Jumat / 17-07-2026, 19:35 WIB
BRIN Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Akurasi Penilaian Varietas Cabai
Jumat / 17-07-2026, 19:35 WIB
Trump Pastikan Hadiri Final Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 19:33 WIB
Weda Bay Nickel Reklamasi 223 Hektare Lahan Bekas Tambang hingga Maret 2026
Jumat / 17-07-2026, 19:33 WIB
Guardiola Sebut 3 Pemain Kunci Spanyol untuk Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 19:33 WIB
Frans Putros Hengkang, Pelatih Persib Hormati Keputusan Pemain
Jumat / 17-07-2026, 19:28 WIB
Madura United Resmi Datangkan Bek Tengah Vava Mario Yagalo
Jumat / 17-07-2026, 19:28 WIB







