Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, mengalami cedera serius setelah terlibat kecelakaan fatal pada balapan utama MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Minggu (17/5/2026).

Insiden terjadi pada lap ke-12 saat Pedro Acosta yang memimpin balapan mendadak mengalami kendala teknis pada motornya di lintasan lurus menjelang tikungan 10.

>>> Alasan Ilmiah Gerhana Matahari dan Bulan Selalu Datang Berpasangan

Alex Marquez yang berada tepat di belakangnya tidak bisa menghindar dan menabrak bagian belakang motor Acosta dalam kecepatan tinggi.

Tabrakan keras itu membuat Alex Marquez kehilangan kendali atas motor Ducati GP26 miliknya, terlempar ke sisi kanan lintasan, dan jatuh dengan keras.

Ia langsung dilarikan ke rumah sakit setelah mendapat penanganan medis awal di sirkuit.

Tim medis dan manajemen Gresini melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui kondisi fisik pembalap asal Spanyol tersebut.

Hasilnya, Alex Marquez mengalami patah tulang selangka kanan dan retak ringan pada tulang belakang C7.

>>> Kylian Mbappe Cetak Dua Gol, Perancis Taklukkan Senegal dan Ukir Rekor Baru

"Pembalap mengalami patah tulang selangka kanan dan akan menjalani operasi Minggu malam ini.

Selain itu, terdapat retak ringan pada tulang belakang C7 yang akan dievaluasi lebih lanjut dalam beberapa hari ke depan," tulis pernyataan resmi Gresini.

Cedera ini menjadi pukulan berat bagi Alex Marquez yang baru saja meraih hasil positif dengan memenangi sesi Sprint Race MotoGP Catalunya sebelum balapan utama.

Kecelakaan tersebut juga memicu kekacauan di sirkuit karena serpihan motor Ducati milik Alex Marquez mengenai beberapa pembalap lain, seperti Fabio Di Giannantonio, Johann Zarco, dan Raul Fernandez.

Situasi semakin runyam setelah balapan diulang melalui prosedur restart. Johann Zarco mengalami kecelakaan parah susulan yang menyebabkan ia harus mendapat perawatan medis pada kaki kiri.

>>> Tabel Angsuran KUR BRI Juni 2026: Cicilan Pinjaman Rp60 Juta Mulai Rp1,18 Juta

Balapan akhirnya dimenangi oleh Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 yang mampu memanfaatkan momentum restart kedua dengan baik, meskipun ia sendiri mengalami cedera pada bagian tangan.