Ia menegaskan bahwa jurnalis yang menulis artikel tentang kepergiannya juga pernah menulis hal-hal lain yang tidak benar.

"Jurnalis (yang menulis artikel itu) juga pernah menulis hal-hal lain tentang saya yang bohong, mengatakan bahwa saya bertemu dengan klub, berbicara dengan orang internal dan mengatakan saya ragu-ragu, bahwa saya tidak tahu apakah akan bertahan atau tidak (di Barcelona).

Orang itu hanya berbohong," ujar Raphinha.

Ketertarikan dari Jazirah Arab sebenarnya bukan hal baru bagi Raphinha. Penawaran serupa sudah muncul sejak tahun 2024 dan musim panas tahun lalu.

"Tawaran yang kami terima dari Arab Saudi sangat memengaruhi saya, karena tawaran itu akan menyelesaikan masalah dalam kehidupan pribadi saya, kehidupan orang tua saya, anak saya, dan banyak orang lainnya," aku Raphinha pada Oktober 2025.

Ia juga sempat mengakui adanya pertimbangan untuk meninggalkan Catalan sebelum pelatih Hansi Flick meyakinkannya untuk bertahan. "Tentu saja kami mempertimbangkan untuk meninggalkan Barcelona," akunya.

>>> Norwegia Hajar Irak 4-1 pada Laga Perdana Grup I Piala Dunia 2026

Meskipun kedatangan Anthony Gordon senilai 80 juta euro menambah persaingan di lini depan Barcelona, manajemen klub dan Hansi Flick saat ini dilaporkan tidak berniat mendesak sang pemain yang masih terikat kontrak hingga Juni 2028 itu untuk hengkang dari Camp Nou.