Winger sekaligus kapten Barcelona, Raphinha, memutuskan untuk menunda segala diskusi formal mengenai masa depannya bersama klub Arab Saudi, Al Hilal, hingga turnamen Piala Dunia 2026 berakhir.

Langkah tersebut diambil demi mengalihkan fokus sepenuhnya untuk membela tim nasional Brasil di ajang internasional sebelum menentukan kelanjutan karier di level klub.

>>> Erling Haaland Borong Dua Gol, Norwegia Ungguli Irak 2-1 di Babak Pertama

Dilansir dari SPORT dan Globo Esporte, Al Hilal sangat berambisi untuk memulangkan trofi Saudi Pro League dan siap mengajukan tawaran fantastis sebesar 170 juta euro atau sekitar 197,5 juta dolar AS demi mengamankan jasa pemain berusia 29 tahun itu.

Langkah agresif ini didukung penuh oleh Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi yang juga menyokong Al Nassr, klub rival yang dirumorkan siap melayangkan tawaran sebesar 80 juta euro kepada Barcelona.

Mundo Deportivo melaporkan bahwa klub-klub Saudi siap menawarkan 80 juta euro kepada Barcelona, sementara insentif finansial pribadi bagi Raphinha akan melipatgandakan gajinya saat ini hingga empat kali lipat.

Berdasarkan laporan tersebut, dua klub terbesar di Liga Pro Saudi, Al-Nassr dan Al-Hilal, bersedia menaikkan gaji bersih sang pemain dari 12 juta menjadi 48 juta euro per tahun, atau naik hingga 66,7 juta euro per tahun dari angka saat ini sebesar 16,7 juta euro.

Raphinha baru saja menandatangani perpanjangan kontrak bersama raksasa Catalan hingga Juni 2028 dengan gaji tahunan mencapai 19,4 juta dolar AS, dan ia sempat mengeluhkan rumor kepindahannya yang terus berembus sejak hari pertama kedatangannya.

Pemain yang mencetak 21 gol pada musim lalu di bawah asuhan Hansi Flick ini juga merasa geram dengan pemberitaan media yang dinilainya sering mengarang cerita terkait pertemuan internal mengenai masa depannya.